10 Perkembangan Video Game dari Masa Ke Masa

Halo sobat, bagi pencinta video game kita tahu jika perkembangan video game dari masa ke masa sangatlah menakjubkan.

Di mulai dari diciptakannya video game bernama Pong yang rilis pada tahun 1972, lalu berkembang bersama perkembangan teknologi hingga saat ini dengan teknologi VR (Virtual Reality) seperti Oculus Rift ataupun Sony PS VR.

Belum lagi dengan perkembangan teknologi streaming Service yang membuat orang tak perlu memiliki peralatan canggih untuk memainkan game kesukaan mereka (Google Stadia dan PS Now) dan itu ditambah dengan perkembangan video game mobile yang juga semakin semarak dan canggih.

Tapi perkembangan teknologi video game ini bukan tanpa halangan berbagai peristiwa telah terjadi hingga industri teknologi video games berkembang seperti sekarang. Bahkan Industri Video Game adalah salah satu industri hiburan dan teknologi paling profitabel saat ini.

Untuk tahu lebih jauh tentang evolusi teknologi video games kami telah merangkumnya untuk kamu seperti berikut ini.

10 Perkembangan Video Game dari Masa ke Masa

Periode awal (1942 – 1972)

Magnavox
Sumber : wikipedia.com

Mesin permainan yang diakui sebagai salah satu pionir dari mesin video game pertama kali muncul pada tahun 1940 pada saat event New York Fair oleh Dr Edward Condon. Mesin game ini dibuat berdasarkan permainan kuno bernama Nim. Meski mesin itu tidak dijual untuk umum.

Mesin game komersial yang pertama baru muncul tiga dekade selanjutnya melalui mesin yang disebut “Brown Box'”. Seperti konsol game modern Brown Box bisa dimainkan ketika kita menghubungkan ke televisi.

Brown Box di program untuk memainkan game sederhana seperti Ping pong, Checker dan empat game olahraga lainnya. Brown box pertama di jual dengan nama Magnavox Odessey,

Tapi sayang Magnavox berhenti beroperasi sekitar tahun 1975. Karena hanya menjual 300 ribu unit. Karena saat itu masih banyak orang yang masih asing dengan konsep video game konsol.

Baca juga : Pengertian Hardware dan Software.

Kemunculan Mesin Game Arcade (Ding dong) (1972 – 1980-an)

Mesin arkade
Sumber : walmart.com

Setelah kemunculan Magnavox di Amerika Serikat, Di Jepang Sega dan Taito mulai memunculkan mesin – mesin game arkade yang memerlukan koin untuk memainkannya. Game seperti Periscope dan Crown Special Soccer menjadi game yang harus di mainkan.

Di Amerika Serikat, Pada tahun 1972, Atari menciptakan sebuah game Arcade yang kemudian menjadi fenomenal di jamannya yaitu Pong.

Kehadiran Pong dan Atari memang fenomenal, karena sejak saat itu, industri Game Arcade mulai naik dan booming, sampai sekarang.

Game – game legendaris seperti Donkey Kong, Space Invander, Tetris hingga Pacman bermula dari Mesin Game Arcade.

Di Luncurkan Atari 2600 (1977).

Atari
sumber : Wikipedia.com

Mimpi untuk memainkan game di rumah yang sempat hilang gagalnya Magnavox, kembali muncul saat pada tahun 1977, Atari meluncurkan Mesin game konsol rumahan pertama mereka yaitu Atari 2600 atau Atari VCS.

Sayang seperti pendahulunya Magnavox, Atari 2600 penjualan Atari tidaklah begitu bagus. Sampai akhirnya pada tahun 1980-an Atari meluncurkan game populer di Arcade saat itu, Space Invander ke Atari 2600 yang membuat penjualan Atari meningkat sampai 2 juta unit.

Mulai dari situlah, industri game menjadi populer hingga mulai muncul Perusahaan game lain seperti Activision.

Masa Kejatuhan Industri Game (1983)

Penguburan game E.T
Penguburan Masal Game E.T (sumber : Wikipedia.com)

Industri yang terlalu cepat besar membuat persaingan menjadi tidak terlalu sehat, karena mulai banyak bermunculan game – game berkualitas buruk di pasaran di tambah bermunculan sentimen – sentimen buruk pada Video Game yang dianggap sebagai buang – buang waktu.

Puncaknya, Industri Video Game mengalami kemunduran pada tahun 1983 di Amerika Serikat, karena video game E.T yang dianggap Game paling buruk sepanjang masa.

Saking buruknya game ini, orang – orang yang sudah terlanjur membeli game ini, berkumpul di tengah gurun di Nevada untuk menguburnya secara masal.

Baca juga : Sejarah Telepon

Lahirnya Nintendo Entertainment System (NES) di Jepang, dan Kebangkitan Kembali Industri Game (1985)

Nintendo
sumber : amazon.in

Berbeda dengan Industri Game di Amerika Serikat, Industri Game di Jepang terus mengalami perkembangan. Perkembangan video game di Jepang ini dikarenakan industrinya yang sehat dengan berbagai perusahaan game yang terlibat.

Sampai pada tahun 1985, Perusahaan game Nintendo melakukan gerakan besar, mereka menciptakan sebuah konsol game yang mereka beri nama Famicom atau Nintendo Entertainment System (NES).

Famicom atau NES ini menggunakan teknologi terbaru yang memperbaiki teknologi 8 bit yang digunakan oleh konsol – konsol game sebelumnya. Mereka juga memperkenalkan sebuah maskot yang di sebut Super Mario yang menjadi sangat populer.

NES menjadi populer dan membuat Industri Game yang sempat mati suri kembali bergeliat.

First Console Wars (Perang Konsol Game Pertama) (1991)

Sega Genesis vs Nintendo Nes
sumber : exame.com

Setelah NES meledak dipasaran, Perusahaan Jepang yang berbeda yaitu Sega pada tahun 1989 membuat sebuah konsol tandingan yaitu Sega Genesis.

Menggunakan hardware yang lebih baik dan teknologi 16 bit yang paling baru, Sega mencoba menyajikan banyak hal yang berbeda untuk publik dengan menyajikan maskot kebanggaan mereka, Sonic the Hedgehog.

Karena memiliki hardware yang lebih canggih, Sega menjadi lebih populer hingga pada tahun 1991, Nintendo meluncurkan Konsol game 16-bit mereka sendiri untuk menyaingi rival mereka yaitu Super Famicom atau SNES.

Sejak saat itu persaingan Nintendo dan Sega menjadi sangat sengit seperti perang konsol.

Game yang populer pada periode ini adalah Mario, Sonic, Castlevania dan lainnya.

Peluncuran Gameboy (1989) dan dimulainya Game Handheld atau Genggam.

Gameboy
sumber : Wikipedia.com

Pada tahun 1989, Nintendo membuat gebrakan lainnya dengan mempopulerkan game genggam atau Game Handheld dengan merilis Game Boy yang memakai teknologi 8-bit, yang juga sudah dibundel dengan game populer Tetris.

Sejak saat itu teknologi game genggam terus menerus berkembang sampai sekarang banyak bermunculan game handheld lainnya seperti PSP, NDS hingga yang terbaru Nintendo Switch.

Peluncuran PlayStation (1994) dan Era Game 3D

PlayStation
Sumber : thoughtco.com

pada tahun 90-an teknologi penyimpanan mulai bergeser dari awalnya Floppy disk ke penyimpanan yang lebih baik yaitu CD Rom.

Teknologi Game konsol pertama yang menggunakan teknologi ini adalah Laseractive yang menjadi teknologi tambahan untuk konsol game seperti Turbo FX dan Sega menciptakan Sega CD.

Sedangkan Nintendo bersama Sony mencoba menciptakan Konsol game baru dari SNES, tapi kesepakatan mereka batal hingga pada tahun 1994, Sony meluncurkan Konsol mereka sendiri yaitu PlayStation.

PlayStation menjadi konsol pertama yang menggunakan teknologi CD-ROM dan 32 bit.

PlayStation langsung menjadi hit dipasaran. dan bersamaan dengan itu Square Enix memanfaatkan teknologi CD-ROM untuk menciptakan game 3D paling populer saat itu yaitu Final Fantasi 7.

Sony pun menjadi Raja Game konsol pada Periode ini, meski para pesaingnya saat itu mencoba membuat hal yang sama dengan meluncurkan Sega Saturn (Sega) dan Nintendo 64 (Nintendo), tak bisa menyaingi dominasi PlayStation.

Hal ini berlanjut pada generasi selanjutnya, PlayStation 2 (2000) menjadi konsol game terlaris sepanjang masa. Meski saat itu Perusahaan Teknologi Raksasa Microsoft mencoba bersaing dengan XBOX.

Selain itu Dreamcast (Sega) dan GameCube (Nintendo) yang dulu populer juga kalah bersaing, bahkan Sega harus rela gulung tikar.

Sampai sekarang teknologi game konsol terus berkembang hingga saat ini, Konsol game yang paling terbaru pada 2021 adalah Sony dengan PlayStation 5, XBOX series X dan Nintendo Switch.

Game – Game seperti Call of Duty, Pro Evo Soccer, Final Fantasy, Tekken mulai populer.

Di Indonesia PlayStation sangat populer hingga menjamurnya banyak Rental – Rental PS saat itu.

Perkembangan Gaming PC (90-an).

Game Doom Classic
sumber : store.steampowered.com

Pada tahun 90-an, bersama dengan DOS, Teknologi Komputer Rumah juga mulai berkembang, dengan mulai murahnya VGA dan beberapa perlengkapan untuk menjadikan komputer rumah sebagai gaming konsol.

Pada tahun 1992, game – game populer di DoS mulai bermunculan sebut saja, Game Civilization, Wing Commander dan lain – lain.

Lalu bersamaan dengan teknologi 3D di Game Konsol, melalui game seperti Mario 64, Tomb Raider dan Final Fantasy, pada tahun 1996, komputer rumah mulai menggunakan accelerated 3D Grafik yang dapat meningkatkan performa saat memainkan game 3D.

Dan sejak saat itu, Seiring perkembangan teknologi VGA dan teknologi komputer lainnya, industri komputer gaming terus berkembang sampai sekarang.

Booming Game Mobile (2015)

Angry birds

Sejak tahun 2008 perkembangan video game belum lengkap tanpa game – game mobile yang mulai masuk ke pasaran melalui perangkat – perangkat telepon genggam pintar (Smartphone), tapi game mobile belum memiliki penggemar dan dianggap inferior dibandingkan game di konsol ataupun PC.

Tapi seiring perkembangan smartphone dan teknologi game sendiri, Industri Game Mobile juga berkembang. Hingga pada tahun 2015, Game Mobile sempat mengambil alih daftar game – game laris yang ada di pasaran apalagi di Asia Tenggara.

Sebut saja Game seperti Angry Bird, Clash Of Clan, Candy Crush dan lainnya menjadi pionir game – game mobile populer.

Apalagi setelah semakin populernya game – game kompetitif dan berjenis Battle Royal seperti Call of duty, PUGB dan Mobile Legend.

Masa Depan, Cloud Gaming dan Virtual Reality.

Virtual reality
sumber : Fortune.com

Pada tahun 2010, Palmer Luckey merancang prototipe pertama untuk mesin Virtual Reality, Oculus Rift . Prototipe ini, dibangun seperti helm meski hanya mampu menangkap putaran Sesuai Rotasi.

Hingga akhirnya Pada tahun 2012, Oculus Rift ditampilkan untuk pertama kalinya di pameran dagang video game terbesar dunia, E3 oleh Carmack. Oculus Rift menjanjikan para pemain dapat merasakan berada di dalam video game.

Setelah Oculus Rift, perkembangan VR mulai mengalami kemajuan dimulai dari Valve yang menciptakan SteamSight, HTC membuat Hive, XBOX membuat Kinect dan PlayStation membuat PlayStation VR.

Teknologi VR bukan hanya dapat digunakan untuk bermain game, tapi juga dapat digunakan untuk berbagai kepentingan lain termasuk menonton film.

Perkembangan teknologi selanjutnya adalah Cloud Gaming, Pada tahun 2019, lalu google mengumumkan peluncuran Stadia, sebuah teknologi yang memungkinkan kamu dapat memainkan berbagai macam game dimanapun, dan kapanpun melalui teknologi Cloud.

Meski sampai saat ini, Teknologi Cloud ini masih belum sesuai dengan ekspektasi banyak orang tapi sudah banyak orang yang yakin jika teknologi ini adalah masa depan dari teknologi video game yang selanjutnya.

Dan itulah kawan sejarah perkembangan video game sampai sekarang. semoga informasi mengenai perkembangan video game ini menarik dan bermanfaat bagi kamu yang mungkin tertarik untuk berkecimpung di industri game.

Semoga nanti kamu juga menjadi salah satu orang yang menjadi pembawa perubahan dalam perkembangan video game iya sobat.

Sampai jumpa di info menarik lainnya.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com