4 Gejala Alam Penyebab Perubahan Iklim, Kita Harus Tahu

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang Gejala Alam Penyebab Perubahan Iklim Dunia. Gejala – gejala yang terjadi di alam berikut mempengaruhi cuaca dan iklim yang ada secara global.

Climate Change atau Perubahan Iklim adalah Perubahan iklim mengacu pada perubahan jangka panjang dalam suhu dan pola cuaca.

Selain karena Perubahan Iklim yang terjadi secara alami, Tren pemanasan saat ini juga terjadi karena hasil dari aktivitas manusia sejak pertengahan abad ke -20.

Dan menurut Nasa.gov, Perubahan Iklim besar – besaran di dunia ini juga memicu peristiwa dan krisis lain yaitu Global Warming. Menurut Nrdc.org, Global warming atau pemanasan global adalah pemanasan suhu besar – besaran yang berdampak global.

Kita tahu sendiri jika perubahan iklim dan pemanasan global ini terjadi karena ulah manusia dan alam. Tapi apa saja sih, Gejala Alam Penyebab Perubahan Iklim di dunia ? Mari kita simak materinya bersama – sama.

4 Gejala Alam Penyebab Perubahan Iklim Dunia.

Faktor-faktor berupa gejala alam yang menyebabkan gangguan terhadap iklim global dunia, antara lain:

  • gejala meningkatnya suhu udara di bumi yang disebut Efek Rumah Kaca,
  • kondisi yang menyebabkan kekeringan pada rentang waktu lama disebut El Nino,
  • kondisi yang menyebabkan hujan lebat pada rentang waktu lama disebut La Nina
  • peristiwa vulkanis seperti ledakan gunung berapi juga dapat mempengaruhi suhu dan iklim.

Baca juga : unsur pembentuk Cuaca

Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca Gejala Alam Penyebab Perubahan Iklim
Sumber : wikilogy.com

Efek rumah kaca adalah peristiwa terjadinya peningkatan suhu udara di muka bumi akibat semakin banyaknya gas pencemar (karbondioksida) di dalam udara hingga membuat efek seperti rumah kaca.

Perilaku manusia, limbah Industri, pabrik, kendaraan bermotor, dan semua yang menggunakan bahan bakar seperti bensin, solar, minyak tanah, dan batu bara dan menghasilkan gas buang berupa: CO2, CO, NO2, SO2, HCN, HCl, H2S, HF, dan NH4 adalah penyebab dari perubahan iklim ini

Gas pencemar itu mulai terakumulasi setiap harinya, hal tersebut menghambat radiasi sinar matahari yang mencapai permukaan bumi untuk terpantul kembali ke udara melalui atmosfer. Hingga radiasi tersebut tetapi tertahan dan kembali dipantulkan ke bumi yang berakibat semakin panasnya udara di permukaan bumi.

El Nino Adalah

El Nino Adalah
Sumber : istock.com

El Nino adalah terjadinya pemanasan temperatur air laut di pantai barat Peru­ dan Ekuador yang menyebabkan gangguan iklim secara global. El Nino datang mengganggu setiap dua tahun sampai tujuh tahun sekali.

Peristiwa ini diawali dari memanasnya air laut di perairan Indonesia yang kemudian bergerak ke arah timur menyusuri ekuator menuju pantai barat Amerika Selatan sekitar wilayah Peru dan Ekuador.

Bersamaan dengan kejadian tersebut air laut yang panas dari pantai barat Amerika Tengah, bergerak ke arah selatan sampai menuju pantai barat Peru-Bolivia sehingga terjadilah pertemuan air laut panas dari kedua wilayah tersebut.

Kedua air panas dalam jumlah besar terkumpul dan menyebabkan udara di daerah itu memuai sehingga proses konveksi ini menimbulkan tekanan udara menjadi minus (menurun). Kondisi ini mengakibatkan seluruh angin yang ada di sekitar Pasifik dan Amerika Latin bergerak menuju daerah yang memiliki tekanan lebih rendah.

Angin dari Asia yang membawa uap air juga membelok ke daerah tekanan rendah di pantai barat Peru dan­ Ekuador.

Peristiwa tersebut mengakibatkan musim kemarau di Indonesia karena angin hanya membawa uap air yang sedikit sehingga kemarau yang sangat panjang yang juga dirasakan di Australia dan Afrika Timur.

Sementara itu, di Bagian Selatan justru terjadi banjir besar dan menurunnya produksi ikan akibat melemahnya up-welling.

Kemarau panjang akibat El Nino biasanya disertai dengan kebakaran rumput dan hutan. Entah itu di wilayah Indonesia, Amerika serikat (khususnya California), Australia dan lainnya.

Erupsi Gunung Api

images 35 min
sumber : ifrc.org

Peristiwa Vulkanis mempengaruhi Iklim sudah terjadi sejak bumi dalam keadaan yang panas jutaan tahun lalu. Ledakan Vulkanik membawa aerosol sulfat ke atmosfer hingga mengurangi radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi dapat mendinginkan atmosfer selama beberapa tahun

Seperti terjadi di Indonesia, yaitu Letusan gunung Tambora pada tahun 1815 lalu menyebabkan Eropa dan Amerika mengalami peristiwa yang dikenal sebagai ‘Tahun Tanpa Musim Panas.‘ yang mengakibatkan kekalahan serangan pasukan Napoleon di Rusia.

Lalu Letusan Gunung Krakatau pada 1883 mengakibatkan abu vulkaniknya mencapai langit Norwegia dan New York dan membuat Suhu udara turun drastis sekitar 1,2 derajat Celcius karena sinar matahari meredup akibat atmosfer yang tertutup.

Selain itu pada tahun 536 di Eropa terjadi sebuah episode pendinginan iklim yang paling parah yang disebut vulkanik winter yang terjadi karena ledakan sebuah gunung berapi besar di daerah Utara Eropa yang mengakibatkan musim Dingin dan kegelapan berkepanjangan di Belahan Bumi Utara dan Dampaknya masih terasa selama 2.000 tahun terakhir. 

Baca juga : Bentuk Awan dan pembentuknya

La Nina Adalah

images 36 min
Banjir Bandang

La Nina adalah saat melemahnya El Nino sehingga air laut yang panas di pantai Peru dan Ekuador bergerak ke arah barat dan suhu air laut di daerah itu berubah ke kondisi semula (dingin) sehingga up-welling muncul kembali sehingga kondisi cuaca kembali normal.

La Nina juga berarti kembalinya kondisi ke keadaan normal setelah terjadinya El Nino. Peristiwa La Nina merupakan kebalikan dari El Nino dan memiliki arti bayi perempuan.

Bagi Indonesia, El Nina menyebabkan Air laut panas bergerak ke arah barat dan sampai di Indonesia yang bertekanan dingin sehingga seluruh angin di sekitar Pasifik Selatan dan Samudra Indonesia bergerak menuju Indonesia.

Angin tersebut menyebabkan hujan lebat dan banjir karena sangat banyaknya uap air yang dibawa. Hingga membuat banyak peristiwa banjir di Indonesia.

Menurut BBC.com (2021) pada akhir 2021 atau awal 2022 – antara bulan Desember, Januari, dan Februari, Indonesia akan mengalami El Nina. Fenomena tersebut ditandai dengan peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Baca juga : Iklim adalah.

Dan itulah kawan materi tentang 4 Gejala Alam Penyebab Perubahan Iklim yang terjadi secara global yang Kita Harus Tahu. Semoga bermanfaat bagi kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com