Ads ad-300x250

5 Lapisan Atmosfer Bumi dan Fungsinya

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang 5 Lapisan Atmosfer Bumi dan juga fungsi atmosfer bagi kehidupan manusia di bumi. Bagaimana Atmosfer melindungi kita dari gangguan dari luar seperti sinar matahari langsung dan juga tempat bagi oksigen untuk kita bernafas.

Atmosfer adalah ( Yunani : Atmos ” gas” dan Sphaira ” Selimut” ) lapisan gas yang menyelimuti planet, yang mulai dari permukaan planet sampai jauh di luar angkasa. Untuk Atmosfer Bumi kita memiliki ketebalan 1.000 km dari permukaan dan memiliki massa 59 x 1014 ton.

Lapisan atmosfer terdiri atas ± 78% nitrogen, ± 21% oksigen, ± 0,03% karbon dioksida, ± 0,9% argon, dan gas-gas lain ± 0,07%.

Fungsi Atmosfer Bagi Bumi dan Manusia

Kehadiran Atmosfer atau Lapisan gas sangat berarti bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi. Atmosfer menjadi pelindung dan pengatur panas sinar matahari dengan memantulkan dan menyerap radiasi.

Selain itu ada beberapa fungsi lain atmosfer bagi bumi kita yaitu :

  • Melindungi bumi dari serangan meteor-meteor atau benda-benda luar angkasa.
  • Menjaga agar grafitasi bumi tetap stabil, jadi tak ada tuh mobil yang terbang karena rotasi bumi
  • Melindungi bumi dari paparan radiasi sinar ultraviolet yang berbahaya bagi manusia dengan lapisan ozon.
  • Menjaga suhu bumi tetap stabil dan menjaga agar cuaca dan kelembaban udara di dalam bumi juga tetap stabil.
  • Atmosfer juga menjadi tempat untuk cuaca yang hingga memengaruhi hujan, badai, topan, angin, salju, awan, dan lain sebagainya yang tentunya penting bagi kita.
  • Memiliki kandungan gas alami yang diperlukan oleh manusia, tumbuhan, dan juga hewan untuk bernafas dan juga gas – gas lainnya.

5 Lapisan Atmosfer.

Sumber : sciencealert.com/istock

Berikut macam-macam lapisan atmosfer :

Troposfer.

Troposfer merupakan lapisan atmosfer bumi terbawah dengan ketinggian berkisar 8 – 17 km dari permukaan bumi. Pada lapisan inilah terjadi peristiwa – peristiwa, seperti angin, hujan, awan, dan halilintar.

Ketebalan troposfer berbeda-beda, di khatulistiwa tebalnya antara 16 – 17 km, di daerah sedang ±11 km, dan di daerah kutub antara 8 – 9 km. Suhu udara di lapisan ini akan turun 6,5 oC setiap naik 1 km.

Penurunan suhu ini terus berlangsung hingga pada bagian di mana suhunya tidak turun lagi. Bagian tersebut merupakan batas teratas lapisan troposfer yang disebut tropopause.

Stratosfer.

Stratosfer adalah jenis lapisan atmosfer bumi yang mempunyai ketinggian hingga 50 km. Suhu di stratosfer semakin naik seiring dengan bertambahnya ketinggian. Di bagian atas stratosfer terdapat lapisan ozon (O3).

Lapisan ini mempu- nyai daya serap yang amat kuat terhadap radiasi sinar mata hari. Batas antara stratosfer dan mesosfer adalah stratopause. Ozon tidak stabil karena mudah terurai di bawah pengaruh radiasi atau bertumbukan dengan atom oksigen (O2)

Mesosfer.

Lapisan Atmosfer Bumi yang ketiga adalah Mesosfer. Lapisan ini terletak pada ketinggian antara 50 – 80 km dan melindungi bumi dari jatuhnya meteor karena di lapisan ini meteor sudah hancur dan terbakar sebelum mencapai permukaan bumi.

Pada lapisan ini juga terjadi proses inversi suhu, artinya suhu akan semakin turun jika ketinggian bertambah. Batas atas lapisan mesosfer disebut mesopause. Suhu pada mesopause merupakan suhu yang terendah dalam atmosfer, yaitu sekitar –140oC.

Termosfer.

Lapisan Atmosfer Bumi yang berada di atas Mesosfer adalah Termosfer. Lapisan ini mempunyai ketinggian hingga 800 km dan memiliki lapisan ionosfer yang mengandung ion dan elektron bebas sehingga mampu memantulkan gelombang panjang dan gelombang pendek radio.

Ion dan elektron bebas tersebut merupakan hasil penyerapan radiasi ultraviolet sinar matahari oleh oksigen yang berada di lapisan termosfer. Lapisan ionosfer terletak pada ketinggian antara 80 – 450 km. Bagian bawah ionosfer terletak di bagian bawah mesopause, sedangkan bagian utama ionosfer terdapat di dalam lapisan termosfer.

Eksosfer (Dissipasisfer)

Lapisan atmosfer bumi yang terakhir adalah Eksosfer (Dissipasisfer). Lapisan ini mempunyai ketinggian 800 – 1.000 km. Pada lapisan eksosfer ini, pengaruh gaya berat sangat kecil dan dapat meninggalkan bumi. Eksosfer merupakan lapisan terluar dari atmosfer bumi. Oleh gravitasi bumi, atmosfer dicegah untuk tidak lepas ke luar angkasa. Atmosfer disebut juga angkasa bumi atau ‘lautan’ udara yang membungkus bumi.

Baca juga : Pengertian Litosfer dan Pedosfer.

Dan itulah kawan Pembahasan mengenai atmosfer dan 5 Lapisan Atmosfer Bumi semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By