Halo sobat, makanan Indonesia tak pernah lepas dengan bumbu-bumbu, salah satunya adalah bawang merah. Tapi bawang merah kadang harganya sulit di tebak. Jadi kita harus pintar – pintar mensiasati, dan salah satunya dengan menanam bawang merah sendiri di rumah.

Terdengar sulit memang, tapi ternyata menanam bawang merah sendiri di rumah bisa kita lakukan dengan mudah loh!, Memang perlu sedikit persiapan, tapi tak ada salahnya kan untuk di coba.

Apalagi menurut healthline.com. Bawang merah itu bagus untuk kesehatan tubuh dan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan Resiko obesitas dan meningkatkan kesehatan jantung.

Jadi tak perlu lama – lama, mari kita coba sama – sama :

Menanam Bawang merah di Rumah

1. Siapkan Perlengkapan.

Cara menanam bawang merah di rumah
sumber : pinterest.com

Sebelum menanam bawang merah, pastikan kamu menyiapkan bahan – bahannya, iya sobat.

  1. Siapkan pot yang memiliki rongga
  2. Campuran Tanah dan arang sekam dengan perbandingan (2 : 1) 2 untuk Tanah dan 1 untuk Arang sekam.
  3. bawang merah, Tak usah membeli bibit bawang merah di toko sobat, kamu cukup mengambil bawang merah yang memiliki kualitas bagus di dapur atau kamu beli saja beberapa bawang merah di warung.

Baca juga : cara menanam cabe di rumah.

2. Cara Menanam

Tanam bawang merah

Setelah kamu menyiapkan peralatan dan media tanam, saatnya kita menanam bawang merah kita.

  • Pindahkan media tanah (campuran tanah dan arang ketam) ke pot yang sudah kamu sediakan.
  • Pastikan bawang yang kamu pilih bagus, berukuran sedang, berwarna merah dan jangan yang sudah kecoklatan.
  • Potong bagian atas bawang merah, 1/4 saja, pemotongan ini dimaksudkan agar umbi dapat tumbuh merata, merangsang tunas dan agar menambah banyaknya ubi yang akan tumbuh nantinya.
  • Beri jarak setiap bibit bawang yang sudah kamu tanam setidaknya 4 hingga 6 cm.
  • Tanam umbi cukup dalam sehingga hanya bagian atasnya saja yang masih terlihat.
  • Hindari menaruh terlalu banyak bawang di dalam pot karena akan terlalu sempit. Beri jeda agak jauh untuk perkembangan bawang di tanah.
  • Siram setelah tanam. Hindari membiarkan bawang merah mengering, tetapi jangan sampai terlalu banyak air.
  • Siram secara rutin pada pagi dan sore hari. Gunakan semprotan tanaman agar tidak membuat bibit rusak.

Baca juga : cara mengusir tikus

3. Perawatan Tanaman Bawang Merah

images 11 copy 1280x911 min
Sumber : gardening.cornell.edu

Biasakan untuk, siram bawang sebanyak 2 kali sehari, pagi dan sore. Hindari menyiram dengan terlalu banyak agar bawang tidak busuk karena terendam air.

Untuk hasil yang terbaik, tanam bawang merah di bawah sinar matahari penuh. Jika hal itu tidak memungkinkan, bawang merah bisa ditanam dengan sinar matahari yang tidak penuh.

Hujan dapat menyebabkan bawang merah yang baru ditanam akan terendam air dan bahkan dapat menarik minat burung dan hewan tertentu.

Jadi tutupi umbi bawang merah jika kamu merasa bawang merah yang kamu tanam terlalu terbuka, dengan menggunakan jaring ataupun plastik hitam berlubang.

4. Masa Tanam dan Pemupukan

Masa tanam
sumber : morningchores.com

Saat bawang merah berumur 8 hari, dengan ciri – ciri Daun berwarna hijau cerah dan besar. Nah, saat itu kalian dapat memindahkan bawang ke tempat lebih terbuka dan memberikan sinar matahari langsung selama 2 – 4 jam sehari.

Setelah 23 hari, dan bawang sudah tumbuh lebih lebat kamu dapat membiarkannya di bawah sinar matahari. Karena di saat inilah bawang memerlukan banyak sinar matahari.

Bawang merah sebenarnya tidak memerlukan pupuk untuk tumbuh subur. Tapi jika kamu menginginkan untuk menambahkan pupuk, kamu dapat menggunakan pupuk alami pupuk daun.

Baca juga : cara menanam daun Bawang

5. Saatnya Memanen Bawang Merah

Panen
sumber: Blibli.com

Bawang merah siap dipanen di musim panas setelah pucuk daun layu (biasanya 90 hari sejak tanam) dan kulit kertas tumbuh pada umbi.

Bisa juga melihat bagian tanah pot tersebut, biasanya yang sudah siap panen akan terlihat bawang yang menyembul ke atas.

Cara memanen bawang merah adalah :

  • Cabut bawang merah, daun dan semuanya dengan hati-hati.
  • Singkirkan tanah dengan hati-hati dari tanaman.
  • Simpan di tempat yang sejuk dan kering selama sekitar 7 hari.
  • Jika tidak ada curah hujan dalam ramalan cuaca, Anda dapat membiarkan panen bawang merah mengering di kebun.
  • Peneduhan parsial disarankan jika Anda membiarkan bawang merah diawetkan di kebun untuk menghindari sengatan matahari.
  • Buang ujung akar dan dan simpan daun untuk keperluan masak lainnya.

Setelah dipanen, bisa langsung dikonsumsi untuk rasa yang segar. Sedangkan sisanya bisa dijemur selama 1 atau 2 minggu untuk mengurangi kandungan air.

Dan itulah kawan cara menanam bawang merah di rumah. Semoga bermanfaat dan bisa di coba di rumah iya. Paling tidak bisa mengurangi sedikit anggaran dasar belanja bawang kan.

Sampai jumpa di tips menarik lainnya.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks