7 Serangga Paling Berbahaya di Dunia

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang 7 Serangga Paling Berbahaya di Dunia yang mungkin perlu sobat – sobat saku hindari jika bertemu dengan serangga – serangga berikut ini di alam liar tempat asing ataupun bertemu di rumah sendiri.

Serangga (insect) sendiri adalah salah satu kelas avertebrata di dalam filum arthropoda yang memiliki exoskeleton berkitin dalam bahasa Yunani sendiri Insectum berarti “terpotong menjadi beberapa bagian”.

Nah serangga bisa dibilang adalah salah satu jenis makhluk atau hewan yang jumlahnya paling banyak di dunia. Hingga wajar jika diantara jutaan serangga di dunia yang sangat berbahaya bagi manusia atau hewan lain.

Karena di dunia ini ada begitu banyak serangga yang menakutkan. Mulai dari serangga berbentuk aneh, Tarantula Beracun, dan segala jenis serangga yang invasif lainnya dan tentu saja, di atas itu semua, ada lebah besar pembunuh yang menakutkan !!

Untuk mengetahui lebih banyak tentang Serangga Paling Berbahaya di dunia, mari kita simak laporan berikut dilansir dari CNN dan fieldandstream.com.

7 Serangga Paling Berbahaya di Dunia

Asian giant hornet (Tawon Besar Asia)

Serangga Paling Berbahaya di Dunia, Tawon
Perbedaan Tawon Asia dan Tawon Biasa (Sumber : usda.gov)

Kita tahu semua jika Tawon memiliki ngengat atau sengatan mematikan di bagian bawah mereka. Tidak seperti saudara mereka para lebah yang sangat penting bagi siklus alam terutama fotosintesis, Tawon termasuk hewan invasif yang dapat menyerang siapa saja.

Selain itu berbeda dengan lebah yang akan mati jika sudah menyengat korban. Serangga kuning, ramping dan berkilau ini tidak akan mati meski telah menusukan sengatan mereka.

Apalagi Lebah raksasa Asia adalah tawon terbesar di dunia yang ukurannya Ratu spesiesnya dapat mencapai panjang lebih dari lima sentimeter dan pekerja yang sedikit lebih kecil panjangnya sekitar empat sentimeter.

Meski Menurut nhs.ac.uk Tawon Besar Asia tidak lebih beracun dari jenis tawon lainnya. Tapi mereka dapat menembakkan lebih banyak Racun sekali sengatan yang tentunya karena ukuran mereka lebih besar ukuran sengatan mereka pun lebih besar dan dapat menembus pakaian pelindung yang lumayan tebal sekalipun.

Racun Tawon ini sangat berbahaya bagi anak-anak dan orang dewasa apalagi jika terkena sengatan itu berkali-kali dan dalam jumlah yang banyak hingga dapat menyebabkan kematian.(karena tawon jenis ini termasuk hewan koloni yang menyerang bersamaan)

maka dari itu lantas jika hewan ini termasuk ke dalam serangga paling ganas di dunia.

Baca juga : Laba – Laba Paling Berbahaya di Dunia.

Brown Recluse Spider (Laba-laba Pertapa Coklat)

Laba-laba Pertapa Coklat
Sumber : livescience.com

Laba-laba Pertapa Coklat termasuk sebagai Laba laba paling berbahaya di dunia ini Berasal dari Amerika Serikat bagian Barat Tengah dan Selatan.

Pertapa coklat ini sebenarnya adalah makhluk kecil pemalu yang sering ditemukan di loteng dan ruang bawah tanah. Hingga dia jarang menyerang manusia.

Tapi meski begitu jangan salah, gigitan laba-laba ini benar-benar ini sangat berbahaya. karena memiliki racun nekrotik, artinya racun dari Laba laba jenis ini dapat membunuh jaringan.

Akibatnya, gigitan yang tidak diobati dapat membuat lubang berdarah menganga di tempat tergigit dan dapat menyebabkan kamu harus di amputasi.

Red Fire Ants (Semut Api)

Semut Api Merah adalah jenis semut yang memiliki bisa sengatan paling kuat dalam keluarga semut. Mereka biasa hidup berkoloni dan menghasilkan gundukan besar di area terbuka, kebanyakan memakan tanaman muda dan biji-bijian.

Meski kecil tapi Sengatannya terasa seperti terbakar api, hingga membuat luka membengkak menjadi benjolan. Untuk Beberapa orang yang memiliki alergi terhadap racun, bisa dari semut ini dapat berakibat fatal dan kematian.

Baca juga : Cara memelihara Tarantula.

Indian Red Scorpion (Kalajengking Merah India)

Kalajengking merah India
Sumber : Thought.com

Dengan penampilan seperti kepiting, kalajengking bersifat predator dan sering keluar pada malam hari dan hampir semua kalajengking memiliki sengatan yang cukup mematikan.

Dan diantara berbagai jenis kalajengking di dunia, Kalajengking Merah India dianggap sebagai Serangga Paling Berbahaya di Dunia. Karena bisanya dapat menyebabkan mual, masalah jantung, perubahan warna kulit, dan, dalam kasus yang lebih parah, edema paru, akumulasi cairan di paru-paru.

Edema paru dapat menyebabkan sesak napas dan dapat jika parah dapat menyebabkan kematian. Tingkat keparahan gejala ini tergantung pada jumlah racun yang diterima dan kerentanan korban.

Deathstalker Scorpion (Kalajengking Penguntit Maut)

Kalajengking Deathstalker
Sumber : biologi.stackexchange.com

Deathstalker adalah Jenis kalajengking lain yang memiliki bisa dan ditemukan di habitat semak belukar dari Afrika Utara melalui Timur Tengah dan Asia Tengah.

Meski racunnya dianggap tidak tidak terlalu berat pada orang dewasa, tapi jika hewan ini menyengat anak – anak dapat menyebabkan konsekuensi mematikan.

Karena Racun dari kalajengking jenis dari deathstalker ini adalah campuran dari empat neurotoksin kuat yang dapat menyebabkan gagal jantung kepada korbannya.

Fly (Lalat)

Lalat
Sumber : ortho.com

Lalat mungkin tidak terlihat berbahaya. Tapi lalat yang menjadi simbol untuk tempat atau hal – hal yang kotor ini telah menjadi salah satu pembawa penyakit yang telah membunuh 25 juta orang pada abad ke-14 melalui wabah Black Death.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa meskipun 1.000 hingga 2.000 kasus wabah masih dilaporkan setiap tahun, jumlah sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi.

Bahkan sampai sekarang Lalat Tsetse, masih menyebabkan pandemi penyakit tidur di beberapa negara di Afrika.

Meski begitu, beberapa penyakit yang dibawa oleh lalat sekarang dapat diobati secara efektif dengan obat antibiotik. Tapi untuk mereka yang tidak memiliki akses untuk obat dan tinggal di tempat yang kotor lalat tetap menjadi salah satu serangga paling berbahaya di dunia.

Mosquito (Nyamuk)

images 16 min
Sumber : Wikipedia.com

Serangga paling berbahaya di dunia adalah nyamuk yang sampai saat ini telah membunuh lebih dari 700.000 orang setiap tahunnya melalui penyakit malaria, demam berdarah, Zika, Chikungunya dan penyakit lainnya.

Nyamuk tertarik pada karbon dioksida, asam laktat, dan oktenol yang ditemukan dalam napas dan keringat manusia. Hingga menjaga kebersihan diri dan lingkungan diperlukan untuk dapat terhindar dari hewan menyebalkan satu ini.

Selain itu, beberapa alat – alat modern seperti obat anti nyamuk dapat berguna untuk menghindarkan kita dari berbagai penyakit yang dibawa oleh nyamuk.

Baca juga : cara alami mengusir nyamuk.

Dan itulah kawan Pembahasan materi 7 Serangga Paling Berbahaya di Dunia. Semoga melalui informasi ini, kamu dapat lebih tahu tentang berbagai macam jenis Serangga di dunia, apalagi serangga paling berbahaya di dunia.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com