8 Energi Alternatif Pengganti Bahan Bakar Fosil

Halo sobat, keadaan cuaca dan iklim yang tak menentu oleh polusi dikarenakan penggunaan bahan bakar Fosil sudah memperihatin perlu energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil tersebut.

Selain itu, ada kecemasan masal dikarena energi yang dibuat dari bahan bakar fosil ini jumlahnya terbatas hingga akan terjadi kelangkaan yang mungkin dapat membuat melambungnya harga dari bahan bakar, hingga kita perlu energi alternatif yang terbarukan dan jumlahnya cukup untuk masa depan kelak seperti

8 Energi Alternatif Pengganti Bahan Bakar Fosil berikut ini :

Energi Solar (Tenaga Matahari)

Sumber : wikipedia

Energi alternatif yang pertama dan sering kita temukan sebagai alternatif adalah energi solar atau energi sinar matahari. Dengan perkembangan teknologi kita dapat memanfaatkan Matahari sebagai sumber energi terbarukan.

Kita dapat menggunakan teknologi tenaga surya ini untuk menyalakan lampu, penghangat ruangan, ataupun listrik untuk keperluan rumah tangga, komersial, ataupun industri.

Meski dulu teknologi cukup mahal, tapi sekarang dengan uang 17 juta rupiah++ (belum biaya perawatannya) kamu dapat menggunakan energi terbarukan ini dirumah anda.

Energi Angin

Sumber : https://www.windpowermonthly.com/

Energi angin, juga dikenal sebagai tenaga angin, dibuat menggunakan turbin angin, perangkat yang memanfaatkan energi angin (biasanya menggerakkan kincir angin) untuk menghasilkan listrik atau disebut juga Energi kinetik yang ada di setiap objek yang bergerak.

Dengan menggunakan tenaga Angin ini. ilmuwan serta insinyur memanfaatkan angin untuk menghasilkan listrik yang ramah lingkungan.

Salah satu negara yang sudah menggunakan tenaga Angin untuk menghasilkan listrik ini adalah Negeri kincir Angin, Belanda. Pada 2017 lalu mereka meresmikan ladang turbin angin Gemini yang memenuhi kebutuhan energi bagi sekitar 1,5 juta warga.

Energi Geothermal (Panas Bumi)

Sumber : https://info-diklat.com/training-geothermal/

Energi Geothermal atau Tenaga panas bumi, adalah energi yang memanfaatkan energi panas yang terkandung dalam magma bumi untuk menjadi sumber energi listrik.

Energi panas bumi dipanen melalui uap dari reservoir di bawah permukaan bumi. Uap memutar turbin, yang memutar generator, yang menghasilkan energi.

Pembangkit listrik panas bumi datang dalam tiga bentuk: uap kering, siklus biner, dan flash steam. Cairan hidrotermal, terutama uap, digunakan di pembangkit uap kering.

Pembangkit listrik tenaga panas bumi biasanya memanfaatkan air yang menguap lebih dari 182°C (360°F). Akhirnya, pembangkit listrik siklus biner berjalan di atas air pada suhu antara 107° dan 182°C (225°–360°F).

Tenaga Air

Contoh turbin tenaga air

Tenaga air adalah bentuk energi yang dihasilkan oleh aliran air. Sistem kerjanya mirip dengan tenaga angin dimana aliran air menggerakkan turbin.

Praktek ini sudah digunakan sejak 2.000 tahun yang lalu ketika orang Yunani kuno menggunakan air untuk menggerakkan mesin penggiling biji-bijian.

Kita biasanya menggunakan bendungan atau pengalihan untuk mengubah aliran air untuk mengumpulkan tenaga air atau listrik tenaga air.

Sistem bendungan menggunakan turbin dan generator untuk mengubah energi kinetik menjadi listrik, kemudian didistribusikan ke properti di seluruh jaringan listrik.

Biomass atau BioGas

Contoh Biogas

Biomassa adalah sumber daya organik terbarukan dan berasal dari hewan ataupun tumbuhan. Energi biomassa, atau energi yang berasal dari makhluk hidup, telah digunakan oleh manusia sejak penghuni gua paling awal menggunakan kayu api untuk memasak dan memanaskan.

Sampai saat ini, kayu masih menjadi sumber energi biomassa yang paling umum. Sumber potensial lainnya adalah tanaman pangan, tanaman berumput dan berkayu, alga kaya minyak, residu pertanian atau kehutanan, dan komponen organik limbah industri dan kota.

Selain itu asap TPA atau asap pembuangan umum sampah yang mengandung metana, komponen utama gas alam dapat digunakan untuk menghasilkan energi biogas. Seperti kompor biogas dari kotoran sapi seperti artikel berikut ini.

Baca juga : Menara Tesla dan Teknologi Nirkabel.

Tidal Energy (Pasang Surut Air Laut)

Energi tidal

Energi pasang surut berasal dari naik turunnya alami pasang surut dan arus laut sebagai akibat interaksi gravitasi antara bumi, matahari, dan bulan.

Ketika air mengalir melalui penyempitan, yang menyebabkan air bergerak lebih cepat, arus pasang surut menciptakan energi yang cukup untuk panen.

Energi pasang surut telah digunakan di Eropa dan pantai timur Amerika Utara dalam bentuk turbin, mengubahnya menjadi energi mekanik dan digunakan untuk menggiling Gandum, sejak saat itu penelitian dilakukan oleh para peneliti untuk merubah energi pasang surut air laut ini menjadi Energi.

Energi Alternatif dari Tidal Energi dibuat menggunakan Tidal Stream Generator prinsipnya mirip seperti turbin angin atau pembangkit listrik tenaga angin, namun berada dibawah permukaan air.

Energi ombak

Energi ombak

Energi Alternatif yang masih berurusan dengan air lainnya adalah Energi Ombak. energi yang berasal dari tekanan naik turunnya gelombang air laut. Negara kelautan memiliki potensi yang besar akan energi ombak.

Teknologi energi ombak dapat dibagi menjadi tiga yaitu :

  • menggunakan pelampung atau pelampung untuk menghasilkan listrik dari gelombang laut, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan pompa hidrolik.
  • Dengan naik dan turunnya air di dalam poros silinder menggunakan kolom air yang berosilasi. Saluran yang meruncing, baik di dalam maupun di lepas pantai, digunakan dalam jenis
  • Semua metode ini dapat dilakukan di darat atau lepas pantai.

Energi Nuklir

Energi Nuklir

Energi Alternatif yang terakhir adalah Energi yang berasal dari Reaktor Nuklir atau Tenaga Nuklir. Energi satu ini dianggap sebagai salah satu teknologi masa depan yang ramah lingkungan, meski memiliki resiko tinggi ketika terjadi kebocoran seperti yang terjadi di Reaktor Chernobyl dan reaktor nuklir di Fukushima, Jepang saat bencana gempa.

Energi Nuklir ini terjadi saat pemecahan inti atom uranium di dalam reaktor atau Fisi. Karena Inti atom (atau inti) terdiri dari proton dan neutron yang dikelilingi oleh elektron.

Ikatan yang menjaga inti ini mengandung energi yang besar. Ketika ikatan tersebut diputus oleh fisi nuklir, energi nuklir ini dilepaskan, yang dapat digunakan untuk menghasilkan listrik.

Baca juga : Musibah Nuklir di Dunia

Dan itulah kawan 8 Jenis Energi Alternatif Pengganti Bahan Bakar Fosil. Semoga dengan kemajuan teknologi bisa mengurangi kadar emisi dengan penggunaan bahan bakar yang terbarukan.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version