Aliran Seni Pop Art adalah – Sejarah dan 5 Contoh

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang Aliran Seni Pop Art adalah, sebuah gerakan dan aliran seni Kontemporer yang berkembang sejak tahun 1950-an di Inggris Raya dan Amerika Serikat lalu berkembang dan digemari di seluruh dunia.

Aliran Seni ini yang menjadi “populer” menjadi salah satu aliran seni berpengaruh di dunia, hingga sering kita temukan di beberapa pergelaran seni modern yang di sukai oleh anak muda.

Untuk itu mari kita mengenal dan memahami alasan munculnya Pop Art, pengaruhnya terhadap seniman lain dan refleksi seni modern ini, apa dampaknya pada orang-orang dan pentingnya dalam kehidupan saat ini.

Untuk lebih jelas tentang aliran “new wave” art movement ini, mari kita simak penjelasannya bersama – sama.

Aliran Seni Pop Art adalah

images 12 1
Andy Warhol (Sumber : biography.com)

Pop Art adalah gerakan seni yang memasukkan citra dari budaya populer dari media massa (tv, berita, iklan komik dll) dan produk – produk populer dengan tujuan menggambarkan budaya populer (untuk melawan budaya elitis di seni) dengan menekankan elemen dangkal atau kitschy (selera yang dianggap buruk) dari setiap budaya. (Biasanya dengan tujuan satir dan ironi)

Gerakan ini terinspirasi oleh budaya – budaya yang sedang populer dan komersial di dunia barat dan dan menjadi pemberontakan terhadap bentuk seni tradisional yang dianggap terlalu Elitis. Pop Art seakan menjadi sebuah reaksi kebalikan dari seni abstraksionisme yang muncul setelah perang dunia ke 2 yang cenderung serius, karena Pop Art adalah Fun. Di saat bersamaan di Eropa timur Dadaism menjadi sangat populer, dan menjadi salah satu inspirasi untuk Pop Art di Barat.

Menurut seniman Pop Art, Richard Hamilton (1953) Pop Art adalah Populer (dirancang untuk audiens massal), Transient (solusi jangka pendek), Expendable (mudah dilupakan), menggunakan Biaya rendah, Diproduksi massal, Muda, Witty, Sexy, Gimmicky, Glamorous, Bisnis besar.

Seniman pop merasa bahwa seni yang dipamerkan di museum atau diajarkan di sekolah – sekolah tidak mewakili Kenyataan di dunia nyata, dan karenanya mencari inspirasi dari budaya massa kontemporer.

Saat di puncak ketenarannya, Pop Art dianggap Anti Art (Anti-Seni) karena menolak mengikuti standar seni rupa kontemporer saat itu.

Menurut kritikus Seni bernama G.R Swenson dalam artikel di “The AmericanSign Painter menulis :

“Semacam tanda baru-baru ini muncul dalam lukisan sejumlah seniman muda. Kata-kata, merek dagang, simbol komersial, dan potongan-potongan papan reklame dibentuk dan digabungkan menjadi pernyataan visual yang diatur oleh kepribadian artis; mereka tidak dapat dipahami melalui rumus atau beberapa pola tata bahasa visual konvensional yang satu atau lebih menghapus dari pengalaman. Isi pekerjaan mereka langsung. Benda-benda biasa yang menusuk fakultas asosiatif kita, bersama dengan teknik yang hampir mengejutkan dalam kesederhanaannya, menciptakan nada lukisan baru ini. Dengan mengolok-olok makna, citra bahkan kehilangan kemampuannya untuk melambangkan suatu produk, jauh dari melambangkan sebuah peradaban.”

G.R Swenson

Selain itu Kritikus Sidney Janis menulis dalam “On the Theme of the Exhibition” yaitu :

Ketika Abstrak Ekspresionis menjadi pelukis yang diakui dunia tahun 50-an, seniman Faktual baru (disebut sebagai Artis Pop di Inggris, Polimaterialis di Italia, dan Realis Baru di Prancis) mungkin sudah terbukti sebagai pembawa damai 60-an. Dalam transformasi yang tidak direncanakan, karya seni tradisional yang diciptakan seniman sekarang digantikan begitu saja oleh produk budaya massa sejati, Readymade.”

Sidney Janis

Baca juga : Kontemporer adalah

Sejarah Pop Art.

Meskipun pop art mulai tumbuh dan berkembang di Inggris dan Amerika pada 1950-an, Marcel Duchamp dan lainnya di Eropa seperti Francis Picabia dan Man Ray mendahului gerakan tersebut;

Begitu juga di Amerika Serikat pada tahun 1920-an, seniman Amerika Patrick Henry Bruce , Gerald Murphy , Charles Demuth dan Stuart Davis menciptakan lukisan yang berisi citra budaya pop (benda biasa diambil dari produk komersial Amerika dan desain iklan).

Meski begitu belum banyak orang melirik kearah seni populer. Hingga awal resmi dari budaya pop art ini dimulai di Inggris saat seniman – seniman muda berjiwa “pemberontak” menciptakan The Independent Group (IG) di London pada tahun 1952.

Mereka sering melakukan diskusi kelompok yang berpusat pada implikasi budaya pop dari unsur-unsur seperti iklan massal, film, desain produk, komik, fiksi ilmiah dan teknologi.

Salah satu pendiri, seorang seniman dan pematung bernama Eduardo Paolozzi memberikan kuliah menggunakan serangkaian kolase berjudul Bunk! yang dia kumpulkan selama berada di Paris antara tahun 1947 dan 1949.

Dalam salah satu kolase yang berjudul ” I Was a Rich Man’s Plaything” karya Paolozzi terdapat kata ” Pop” yang keluar dari asap Pistol yang menjadi pemakaian pertama kata Pop.

Aliran Seni Pop Art adalah
Sumber : Tate.org.co.uk

“Pop art” sebagai moniker kemudian digunakan dalam diskusi oleh anggota IG dalam Sesi Kedua IG pada tahun 1955, dan istilah khusus “pop art” muncul dalam artikel ” But Today We Collect Ads” oleh member dari IG yaitu Allison dan Peter Smithson dalam Majalah Ark pada tahun 1956

Setelah itu seni pop mulai berkembang ke seluruh dunia dan makin berkembang pada tahun 1960-an di Amerika Serikat setelah Istilah “Pop Art” secara resmi diperkenalkan pada bulan Desember 1962; dalam acara “Simposium Seni Pop” yang diselenggarakan oleh The Museum of Modern Art di New York.

Andy Warhol mungkin adalah tokoh paling terkenal dalam dunia Pop Art. Lukisannya tentang Kaleng Sup Campbell mendorong Pop Art ke panggung utama dunia seni. Bahkan kritikus seni Arthur Danto pernah menyebut Warhol dengan sebutan “hal yang paling dekat dengan seorang jenius filosofis yang telah dihasilkan oleh sejarah seni.

Selain Lukisan karya Andy Warhol Marlyin Monroe menjadi salah satu karya ikonik dari Gerakan Seni Pop Art.

Karakteristik Pop Art

Sebenarnya kamu dapat langsung mengenali karya Seni Pop Art dengan melihat Simbolisasi Hal – Hal Komersial Populer yang dijadikan subjek karya seni, contohnya wajah Marlyin Monroe dalam karya James Rosenquist dan Andy Warhol. Tapi ada beberapa hal pula yang menjadi ciri khas dari pop art seperti :

  • Warna-warni berani, terutama warna primer: merah, biru dan kuning. Warnanya biasanya cerah dan mirip dengan palet komik strip.
  • Menggunakan Subjek komersial yang populer.
  • Menggunakan Motif dan bentuk yang khas atau terfragmentasi yang biasanya digunakan untuk tujuan satir atau menyindir objek tersebut.
  • Mudah Dilupakan, karena budaya populer sering berganti – ganti.
  • Murah, karena dapat menggunakan berbagai hal yang dapat ditemukan di pasaran.
  • Dapat diproduksi massal
  • Menarik Perhatian
  • Dan memiliki target pasar Anak Muda.

Perbedaan Pop Art Inggris dan Amerika Serikat

Meski terlihat sama, ternyata dalam pelaksanaannya terdapat beberapa perbedaan dari karya Pop Art Amerika Serikat dan Inggris yaitu :

  • Di Amerika Serikat, gaya pop art cenderung ke seni representasional (seni yang menggambarkan dunia visual dengan cara yang dapat dikenali) dan penggunaan tepi yang keras dan bentuk yang berbeda dari lukisan ekspresionisme abstrak. Dengan menggunakan citra impersonal dan duniawi, artis pop juga ingin menjauh dari penekanan pada perasaan pribadi dan simbolisme pribadi yang menjadi ciri ekspresionisme abstrak dan juga cenderung komersial.
  • Sedangkan di Inggris, gerakan itu pendekatannya lebih akademis. Sementara menggunakan ironi dan parodi, mewakili citra populer budaya Amerika, dan kekuatannya dalam memanipulasi gaya hidup orang – orang.

Baca juga : Dadaisme adalah.

5 Contoh Pop Art.

Berikut ini adalah 5 contoh karya pop art yang bisa jadi inspirasi :

Maniac oleh Victoria Topping

images 9 min
sumber : riseart.com

Marlyin Monroe I oleh James Rosenquist

Marlyin Monroe I oleh James Rosenquist
sumber: worleygig.com

Marilyn Diptych oleh Andy Warhol

Marilyn Diptych by Andy Warhol 11zon
Sumber : learnodo-newtonic.com

Banana oleh Andy Warhol

Banana 1966 Andy Warhol
Sumber : learnodo-newtonic.com

In The Car oleh Roy Lichtenstein

in the car
Sumber : pinterest.com

Tokoh Seniman Pop Art

Berikut ini Seniman Pop Art Terkenal dan berpengaruh

  • Andy Warhol
  • David Hockney
  • Roy Lichtenstein
  • Jasper John
  • James Rosenquist
  • Richard Hamilton
  • Peter Blake
  • Jasper Johns
  • Robert Rauschenberg
  • Yayoi Kusama

Baca juga : Seni Abstrak adalah.

Dan itulah kawan Pembahasan tentang Seni Pop Art adalah semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
Best Wordpress Adblock Detecting Plugin | CHP Adblock