Ads ad-300x250

Broker adalah dan 7 Jenis Agen dalam Pemasaran

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Broker adalah, dan juga 7 Jenis Agen dalam Pemasaran yang penting untuk para – para wirausahawan ketahui bersama.

Karena dalam pemasaran produk terdapat berbagai macam cara untuk bisa mencapai target penjualan atau mendapatkan hasil maksimal dalam sebuah penjualan salah satu cara yang bisa kita gunakan adalah menggunakan jasa agen atau broker.

Jika mendengar istilah Broker, mungkin Jual beli saham lah yang ada dipikiran kita. Karena untuk bertransaksi di saham kita memerlukan Jasa Broker in.Tapi Jasa Broker sendiri tak hanya digunakan untuk pembelian saham saja tapi juga dalam rangka berbagai macam transaksi penjualan dan pemasaran lainnya.

Karena Broker dan agen adalah perantara yang hanya berfungsi memudahkan transaksi antara penjual dan pembeli, karena itu barang yang dijual bukanlah milik mereka. Biasanya mereka juga memiliki spesialisasi pada produk dan pelanggan tertentu. Ya contohnya Saham.

Dan di Indonesia sendiri Agen atau Broker ini lebih dikenal dengan sebutan Makelar ataupun Calo dan dalam dunia online juga dikenal profesi serupa yang sering kita sebut dengan Reseller.

Broker Adalah.

Sumber : pexels.com

Broker adalah perantara yang fungsi utamanya adalah mempertemukan penjual dan pembeli serta membantu kelancaran proses negosiasi. Untuk pekerjaan itu mereka mendapat komisi dari pihak yang menyewanya. Berkaitan dengan pekerjaan ini maka yang dijual broker adalah informasi tentang apa yang dibutuhkan pembeli dan pemasok-pemasok mana yang menyediakan barang yang dibutuhkan tersebut.

Broker banyak dimanfaatkan jasanya oleh produsen produk – produk musiman (seperti sayuran dan buah-buahan) dan industri real estate

Agen Adalah.

Sumber : pexels.com

Agen adalah perantara yang mewakili penjual atau pembeli dalam transaksi dan dalam hal ini hubungan kerja dengan kliennya bersifat lebih permanen daripada broker dan biasanya ditunjuk oleh langsung oleh kliennya (biasanya perusahaan) .

Baca juga : Produksi adalah

7 Jenis Agen dalam Pemasaran

Dan dalam kegiatan Ada beberapa jenis agen, yaitu:

Agen produsen atau Manufacturer’s agent (manufacturer’s representatives)

Agen produsen atau Manufacturer’s agent (manufacturer’s representatives) adalah perantara yang bekerja untuk beberapa produsen dan menangani produk yang tidak saling bersaing (dapat juga yang bersifat komplementer) di suatu wilayah berdasarkan perjanjian tertentu.

Agen produsen ini biasanya dipakai secara ekstensif untuk menjual beberapa jenis produk konsumsi dan industri, misalnya otomotif, sepatu, komputer, permata, dan lain-lain. Umumnya mereka digunakan jika perusahaan tidak mampu membiayai armada penjual sendiri, perusahaan ingin memperkenalkan produk baru, atau ingin memasuki pasar baru.

Agen Penjual atau Selling agent.

Agen Penjualan atau Selling agent adalah perantara yang diberi wewenang untuk menjual seluruh produk suatu perusahaan. Wewenang tersebut juga mencakup tanggung jawab atas seluruh fungsi pemasaran dari produsen.

Selling agent atau agen penjualan ini banyak kita jumpai di perusahaan-perusahaan kecil dalam industri tekstil, makanan, pakaian, dan perabotan rumah tangga.

Agen Pembelian atau Buying agent.

Agen Pembelian atau Buying agent adalah perantara yang melakukan pembelian, penerimaan, pengawasan, pergudangan, dan pengiriman barang bagi pelanggannya.

Buying Agent ini juga banyak dan sangat kuat dalam industri Perumahan dan tanah mereka sering disebut juga sebagai makelar tanah.

Commission agent.

Commission agent adalah perantara yang menangani barang yang dikirim produsen kepada mereka, menjualnya, dan menyerahkan uang hasil penjualannya (minus komisi dan biaya-biaya tertentu) kepada produsen. Mereka umumnya banyak digunakan untuk memasarkan produk – produk pertanian.

Perusahaan Lelang atau Auction Company

Auction companies, yaitu perusahaan yang menyediakan tempat bagi penjual dan pembeli untuk bertemu dan melakukan transaksi, serta menyediakan fasilitas fisik untuk memajang produk penjual.

Reseller.

Reseller adalah sebuah metode penjualan yang menggunakan sistem perantara dimana seorang mengambil barang dari penjual untuk dijual kembali, biasanya jualan seperti ini digunakan dalam penjualan online atau di media sosial.

Diambil dari kata bahasa Inggris Re (ulang/kembali) dan Seller (jual). Biasanya Reseller akan menjual kembali barang dengan harga yang lebih tinggi dari harga asli atau harga dari penjual atau produsen.

Dropship

Dropship adalah sebuah sistem dimana seseorang menjual barang tanpa melakukan stok barang tapi menggunakan stok dari penjual aslinya. Seperti Reseller, Dropship biasa terjadi di bisnis online.

Dalam Dropship ketika barang yang dijual akan dibeli oleh pembeli, barang tersebut akan dipesan terlebih dahulu oleh dropshipper (orang yang melakukan dropship) dari penyedia barang jualan untuk kemudian dikirim langsung ke pembeli

Baca juga : Konsumen adalah

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By