Dengan Cara menulis Resensi yang benar, bisa membantumu untuk menulis ringkasan buku favoritmu menjadi lebih menarik lagi.

Ilmusaku.com

Ilmusaku – Halo sobat, Pernahkah kamu membaca bagian belakang dari sebuah buku atau novel sebelum membelinya ? Biasanya di bagian belakang buku terdapat sebuah ringkasan dan ulasan singkat tentang buku tersebut yang dibuat untuk menarik minat membaca. Nah sobat, Ulasan singkat tersebut itulah yang dinamakan dengan resensi.

Tapi tahukah kamu pengertian dari Resensi? bagaimana cara menulis resensi dan apa saja unsur – unsur yang terdapat di dalamnya ?

Jika ingin tahu, mari sobat kita cari tahu sama – sama.

Pengertian Resensi

Cara menulis resensi
menulis resensi

Resensi (Resentie ; Belanda) yang artinya mengulas kembali, yang berarti Resensi adalah sebuah penilaian atau ulasan terhadap sebuah karya. Karya yang dinilai itu beragam, dapat berupa buku dan karya seni film dan drama. Resensi dibuat agar masyarakat dapat menilai kelebihan dan kekurangan sebuah karya sebelum menikmatinya.

Menurut B.P Sitepu (2013), dikaji secara etimologi dari bahasa Latin (recensere atau revidere) dan bahasa Inggris (review), resensi mengandung makna dasar “memeriksa, mencermati, meninjau atau melihat kembali” sesuatu.

Baca juga : cara menulis essay

Unsur-unsur dan Struktur Resensi

Sebelum kamu mengetahui cara untuk menulis resensi ada baiknya kamu mengetahui unsur – unsur dan Struktur yang ada dalam sebuah resensi yang benar :

Unsur – Unsur Resensi

Judul

Judul yang kamu tulis harus mempunyai ikatan berkesinambungan dengan isi resensi. judul yang menarik pasti akan memberikan nilai lebih terhadap persepsi pembaca.

Identitas Karya,

Dalam Penyusunan identitas buku yang benar diperlukan susunan seperti berikut :

  • Judul Karya ( buku, lagu, drama, film dan lainnya)
  • Nama Pengarang/ Kreator
  • Penerbit
  • Tahun terbit beserta cetakannya
  • Dimensi buku (untuk buku)
  • Harga buku

Isi resensi

Berisi tentang sinopsis atau ulasan singkat buku dengan kutipan beserta keunggulan serta kelemahan karya.

Penutup resensi buku

Penutup biasanya berisi alasan kenapa karya/ buku tersebut dibuat dan kepada siapa karya tersebut ditujukan.

Struktur Teks Resensi

Dalam cara penulisan resensi terdapat struktur – struktur teks yang perlu kamu pahami sobat.

  • Identitas, mencakup judul, pengararang penerbit, tahun terbit, tebal halaman, dan ukuran buku. Bagian ini mungkin saja tidak dinyatakan secara langsung, seperti yang tampak pada teks ulasan film dan lagu.
  • Orientasi. Terletak di paragraf pertama tentang penjelasan kelebihan buku seperti penghargaan yang pernah didapatkan dan lainnya.
  • Sinopsis, berupa ringkasan yang menggambarkan pemahaman penulis terhadap karya tersebut.
  • Analisis, berupa paparan tentang hal teknis dalam sebuah karya
  • Evaluasi, berupa paparan tentang kelebihan dan kekurangan suatu karya.

Cara Menulis Resensi

Dalam cara menulis Resensi kita perlu memperhatikan adalah hal – hal berikut ini :

  • Pilih Karya yang akan diresensi, pastikan kamu mengerti apa yang akan kamu tulis
  • Membaca ( buku), mendengar (lagu) dan Menonton (drama, film) yang akan kamu resensi
  • Mencatat informasi tentang karya yang akan kamu resensi
  • Menuliskan poin-poin penting
  • Membuat ringkasan atau sinopsis
  • Memberikan penilaian (kelebihan atau kekurangan) sebuah karya
  • Mengangkat sisi lain dari sebuah karya
  • Mengulas manfaat dari karya yang kita resensi

Baca juga : cara menulis anekdot

Tehnik Penulisan Resensi

Ada tiga macam teknik dalam menulis resensi yang dapat dilakukan, yakni :

  • Teknik Cutting and Glueing, yaitu berarti merekatkan potongan-potongan tulisan. Potongan tersebut berupa materi, kutipan ataupun informasi yang menurut kamu yang terdapat di dalam buku yang akan kamu resensi.
  • Teknik Focusing, Teknik ini memusatkan perhatian kepada satu aspek tertentu dalam objek resensi yang menjadi titik kelebihan atau kekurangan dari objek resensi. Pemusatan berpangkal pada sesuatu yang menurut kamu dapat menonjol, dan menarik perhatian bagi pembaca.
  • Teknik Comparing, Dengan teknik ini pembaca diajak untuk membandingkan satu karya dengan objek yang tengah kamu resensikan. Pembandingan itu berdasarkan topik atau tema yang sama dari karya yang berbeda hasil karya pengarang atau kreator ataupun dari pengarang lain yang mengambil topik-topik dan tema yang sama.

Jenis-Jenis Resensi

Sobat ternyata resensi bisa kita bagi menjadi tiga jenis diantaranya :

  • Resensi informatif, Resensi informatif adalah resensi yang disampaikan dengan singkat dan umum dari keseluruhan sebuah karya.
  • Resensi deskriptif, Resensi deskriptif adalah resensi yang membahas secara detail pada setiap bagian dari sebuah karya, jadi lebih mendetail.
  • Resensi kritis, Resensi kritis merupakan sebuah resensi yang mengulas detail karya menggunakan metodologi ilmu pengetahuan tertentu yang menilai secara kritis dan objektif.

Contoh Resensi :

Berikut ini beberapa contoh resensi menurut karya – karya yang berbeda

Resensi Novel : The Fault in Our Stars

Resensi The Fault in Our Stars
Resensi Film

Judul Buku : The Fault in Our Stars
Penulis : John Green
Tebal Buku : 424 halaman
Penerbit : Dutton Books (Amerika Serikat), Qanita (Indonesia)
Tahun Terbit : 2002

The Fault in Our Stars adalah novel keenam karya penulis peraih penghargaan, John Green. John Michael Green adalah penulis dan Vlogger, yang tinggal di Indiapolis, Amerika Serikat. Ia tinggal bersama dengan istri dan anak laki-lakinya. John Green telah banyak memenangkan penghargaan, antara lain : Printz Medal, Printz Honor, Edgar Award dan telah menjadi finalis LA Times Book Prize. Novel The Fault in Our Stars merupakan novel fiksi terlaris yang terjual jutaan kopi di seluruh dunia.

Novel The Fault In Our Star ini mengisahkan seorang gadis berusia enam belas tahun bernama Hazel Grace yang menderita kanker tiroid yang bertemu dan jatuh cinta pada Augustus Waters seorang cowok keren yang berusia tujuh belas tahun, seorang mantan pemain basket yang menderita osteosarkoma dan mengakibatkan satu kakinya harus diamputasi.

Mereka berdua tertarik terhadap akhir novel berjudul An Imperial Affliction karya van Houten, yang dianggap ambigu. Membuat Hazel ingin bertemu dengan sang penulis novel di Amsterdam. Agustus pun mewujudkan keinginan Hazel melalui yayasan peri untuk penderita kanker parah. Tetapi ketika mereka bertemu Van Houten mereka sadar jika si penulis ternyata hanyalah seorang pemabuk yang kasar, tetapi perjalanan itu mendekatkan mereka berdua.

Sebulan setelah perjalanan ke Amsterdam, Hazel dibangunkan oleh telepon dari Augustus dalam kondisi memburuk. Hazel pun membawanya ke rumah sakit. Augustus pulang dari rumah sakit beberapa hari kemudian dimana dia menyuruh Hazel membacakan pidato di pesta menjelang pemakamannya, Augustus Waters meninggal delapan hari setelah pesta menjelang pemakanannya itu, meninggalkan hazel sendirian.

Kelebihan dari novel The Fault in Our Stars adalah alur cerita mudah dipahami meski alur maju mundur, dan alur tersebutlah yang membuat kita menjadi semakin penasaran. Dan juga pelajaran yang bisa dipetik dari novel ini; ketegaran, pantang menyerah, kasih sayang orang tua, pengorbanan dan cinta sejati.

Kekurangan dari novel The Fault in Our Stars, terjemahannya yang kurang luwes hingga ada banyak kata yang terasa janggal.

Selebihnya, Novel The Fault in Our Stars mengajarkan pembaca untuk tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan hidup.

Resensi Album : Telisik, Balada Cantik Danilla Riyadi

Resensi telisik

Judul Album : Telisik
Penyanyi : Danila Riyadi

Skena musik indie lokal juga kedatangan banyak talenta baru. Salah satunya adalah artis penuh talenta bernama Danilla Riyadi. Dirilis di bawah naungan Demajors, fokus kita langsung tertuju pada artwork cover perempuan yang terlihat berbayang dan kabur. Pemilihan artwork yang juga didominasi warna hitam – putih ini terasa tepat untuk menyiratkan bagaimana lembutnya kesemua lagu di album TELISIK.

Nuansa balada dengan tipikal vokal alto ala penyanyi jazz langsung terasa di lagu “Penutupan” yang  berdurasi 17 detik dan langsung masuk menuju track “Ada Di Sana” yang membuat kita terbuai. Lanjut ke  lagu, Senja Di Ambang Pilu yang manis yang memiliki sentuhan musik keroncong di balik kentalnya nuansa bossa.

Kita pun akan dibawa kembali pada kisah yang senada pada lagu, Berdistraksi. Di tambah lagu – lagu seperti Reste Avec Moi, Junko Furuta, dan Oh No! (Trembling Theory) yang bakal membawa kita seolah duduk di belahan dunia lainnya.

Namun hal tersebut akan terasa berbeda, kontras, begitu kita mendengarkan lagu “Terpaut Oleh Waktu”. tentang rasa kerinduan seseorang terhadap sosok terkasihnya yang berada di dimensi yang berbeda.

Nuansa dinamis album ini pun semakin lengkap dengan track Wahai Kau yang mudah membuatmu terbuai dalam alunan dan lantunan nada-nada kegelisahan sepasang kekasih yang saling merindu. Keseluruhan kisah pada album debut Danilla ini kemudian ditutup track Bilur dan Pendahuluan yang menjadi penutup manis untuk album yang juga manis.

Kesimpulan :

Dari materi di atas kami berharap kamu dapat mengetahui cara menulis resensi yang tepat dan baik. dan semoga setelah mempelajari cara menulis resensi ini kamu dapat paham mengenai cara menulis resensi yang tepat.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks