Ilmusaku – Halo sobat, pernahkah kamu membaca pesan yang sangat lucu dari aplikasi messengermu, kemungkinan hal yang kamu baca itu adalah teks anekdot. Tapi apa sih teks anekdot itu, bagamana cara penulisan teks anekdot itu dan apa sajakah contohnya ?

Mari kawan kita cari tahu sama – sama cara penulisan teks Anekdot itu ?

Pengertian Anekdot

Penulisan teks anekdot
Komik Strip salah satu contoh anekdot. (sumber : sijuki.com)

Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan. Menurut KBBI, Anekdot itu biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Anekdot bersifat lucu, menghibur, dan biasanya cerita terjadi di kehidupan sehari-hari tentang layanan publik, politik, lingkungan, dan sosial. Tidak hanya berbentuk cerita, teks anekdot juga dapat berbentuk dialog singkat antara dua tokoh. Selain itu, anekdot juga membicarakan topik secara spesifik dan kadang memberikan kritik secara tersirat.

Jadi bisa di kita simpulkan secara sederhana jika teks Anekdot adalah cerita singkat yang di dalamnya mengandung unsur lucu dan memiliki maksud untuk mengkritik.

Tujuan Penulisan Teks Anekdot

  • Untuk membangkitkan tawa Pembaca
  • Sebagai Sarana Pengibur
  • Penyampaian Kritik

Struktur Teks Anekdot

Dalam struktur teks anekdot ada lima macam struktur wajib dalam sebuah teks dengan bentuk anekdot. Diantaranya :

  • Abstrak, Abstrak menggambarkan isi teks secara umum agar pembaca bisa membayangkan cerita.
  • Orientasi, Orientasi menjelaskan latar belakang peristiwa utama dalam cerita terjadi.
  • Krisis, Krisis merupakan bagian yang menjelaskan mengenai masalah utama dalam cerita.
  • Reaksi, Reaksi adalah bagian penyelesaian masalah.
  • Koda, dan Koda adalah bagian penutup cerita dalam teks anekdot.

Ciri – ciri dari teks anekdot

  • Berikut ciri-ciri dalam teks anekdot:
  • Bisa menghibur atau mengundang tawa pembaca atau pendengar.
  • menyampaikan kritik halus yang tidak menyinggung pembaca
  • Sebagai media penyampaian pandangan, aspirasi yang bernilai positif dan humoris
  • Menampilkan tokoh-tokoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki sifat humoris, lucu, menggelitik, dan berbau lelucon tapi menyindir.

Kaedah Kebahasaan dalam Penulisan Teks Anekdot

Dalam penulisan anekdot ada beberapa kaedah kebahasaan yang wajib kamu ketahui

  • Menggunakan gaya bahasa metafora atau kiasan.
  • Menggunakan kata penghubung dan tanda baca yang sesuai kaidah.
  • Bersifat naratif atau diceritakan secara runtut.
  • Menggunakan kata sifat, kata benda, dan kata majemuk.
  • Kadang kamu bisa melengkapi dengan pertanyaan retorik.
  • Biasanya menggunakan bahasa informal atau bahasa sehari-hari.
  • Dapat memadukan antara fakta dan kejadian atau sekedar menceritakan kejadian unik.

6 Langkah Penulisan Anekdot

Akhirnya kawan kita masuk ke dalam 6 cara penulisan Anekdot, yang ternyata memiliki 6 langkah mudah diantaranya :

Menentukan topik yang akan disorot

Maksudnya kamu harus menentukan topik dan utama dari teks anekdot yang akan kamu tulis, hingga kamu ceritamu dapat fokus dalam satu peristiwa. misalnya teks anekdot bertema Keadilan hukum

Menentukan peristiwa yang menjadi latar belakang

Setelah menentukan tema kamu tentukan peristiwa yang bersangkutan dengan tema utama atau topik, pastikan peristiwa yang kamu angkat adalah peristiwa nyata yang ada di masyarakat agar cerita anekdotmu bisa relate dengan pembaca, Contoh : Peristiwa nenek ditangkap karena mencuri mangga.

Menentukan tokoh terkait

Setelah menentukan tema, kamu tentukan tokoh yang terkait dengan tema yang akan kamu angkat. contohnya : si Nenek yang di tangkap karena mencuri buah mangga.

Merinci alur anekdot dan menulis sesuai dengan struktur ( abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda.

Tulis anekdot dengan bantuan struktur penulisan dan kaidah kebahasaan agar kamu tidak bingung saat menulis dan pembaca lebih menikmati tulisanmu. walau begitu jangan jadikan kaidah penulisan ini membebani kreativitasmu.

Mengembangkan kerangka anekdot menjadi sebuah cerita yang utuh, Harus Lucu!

Sekarang Kembangkan Struktur anekdotmu menjadi cerita utuh yang menarik dan dapat membuat pembacamu tertawa dan pastikan ceritamu harus lucu!

Penyuntingan

Dalam langkah terakhir, yaitu penyuntingan dimana kamu mengecek kembali teks anekdot buatanmu agar terhindar dari salah tulis dan salah ejaan lainnya. hingga teks yang dihasilkan akan semakin sempurna.

Contoh teks Anekdot

Akhirnya kita sampai di ujung materi, dan inilah contoh – contoh teks Anekdot :

Nenek Pencuri Singkong dan Polisi

Contoh teks anekdot
sumber : tribunnews.com

Suatu hari seorang Nenek berjalan menuju pasar yang jaraknya lumayan jauh dari rumahnya untuk membeli makanan untuk anak cucunya yang kelaparan.

Di tengah jalan dia menemukan satu pohon singkong besar dan rimbung, timbulah keinginan si nenek untuk mencuri Singkong itu. Tapi rencananya gagal karena sakit punggungnya kumat saat dia mencabut singkong. Dan tak ayal dia pun tertangkap oleh si pemilik kebun dan dibawanya ia ke kantor polisi

Di kantor polisi si nenek di interogasi oleh polisi yang galak dan berkumis tebal.

Polisi : “ Nek, kenapa sampeyan sudah tua malah mencuri”, Tanya pak Polisi galak.

Nenek : “ Keluarga saya lapar cuk, masa saya biarkan keluarga saya kelaparan.”

Polisi : “ Mau makan kan enggak perlu mencuri Nek, Kan bisa nenek minta baik – baik sama pemiliknya.”

Nenek : “ Saya kan sudah, minta langsung ke pemiliknya cu.”

Pemilik yang mendengar itu tidak terima, dia tak pernah sekalipun memberi izin pada si nenek

Pemilik : “ Bohong pak, si nenek tak pernah minta izin saya kok, yang punya singkong.”

Polisi : “ tuh Nek, si pemilik bilang sampeyan tidak minta izin kok.”

Di tanya begitu, sinenek seperti tidak kehabisan akal dia malah bertanya balik pada si pemilik kebun dan Polisi.

Nenek : “ kalian berdua percaya tuhan.”

Keduanya : “Percaya,” keduanya serempak menjawab

Nenek : “ Kalian percaya Tuhan pemilik semua di alam semesta?”

Keduanya : Tentu kami Percaya, tapi kenapa?”

Nenek : “ Nah kebetulan, sebelum mencuri saya berdoa dulu, meminta izin pada Tuhan,  Tuhan pemilik alam semesta saja tidak marah, kenapa kalian marah saat saya mencuri sedikit untuk hidup keluarga saya.”

Mendengar itu Pemilik kebun dan polisi tertegun, dan membebaskan si Nenek dari segala tuduhan.

kesimpulan

Jadi begitu Sobat, mudah bukan penulisan teks anekdot? sampai saat ini, teks-teks anekdot sering digunakan untuk mengkritik dengan nada menyindir, dan biasanya mengkritik kondisi sosial, politik, dan peristiwa hangat yang tengah terjadi.

Selain itu, anekdot dapat pula berupa meme atau komik strip pendek yang sekarang banyak di unggah di media sosial, yang mungkin bisa kita temukan di twitter dan Instagram.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks