Futurisme adalah – 8 Ciri, Contoh dan Sejarah

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang Aliran Seni Futurisme adalah, yang dulu pernah berkembang di Eropa khususnya di Italia. Meski lebih terkenal di Italia, bukan berarti Aliran seni ini, tidak berkembang di negara lain, loh.

Selain itu, Para Futuris telah menyebar gerakan Seni mereka bukan hanya di satu bidang seni saja, seperti Seni Rupa dan Sastra. Tapi Aliran Futurisme ini juga berkembang di berbagai cabang ilmu seni lainnya dan bahkan sampai ke Filosofi.

Sebagai Salah satu cabang gerakan seni modern, aliran Futurisme adalah ini masih bisa kita rasakan sampai sekarang di berbagai macam karya Seni Modern.

Tapi sobat, kamu sendiri tahu gak arti dari Futurisme adalah ini ? Jika belum tahu, Mari kita cari tahu sama – sama Pengertiannya.

Pengertian Futurisme

Futurisme adalah salah satu gerakan seni dan sosial yang berkembang pada abad ke-20 yang bertujuan menangkap keindahan dari kecepatan dan energi dari teknologi dan masyarakat modern yang dinamis.

Aliran yang ini mencoba menekankan pada keindahan gerak, visual, garis, serta warna. Para Futuris juga sangat peduli dan aware pada ilmu pengetahuan, modernitas dan teknologi.

Mereka menolak masa lalu yang menindas mereka (para Borjuis dan Bangsawan) atau apapun yang dianggap menghalangi kemajuan industri dan teknologi. Seperti yang terjadi di Italia dulu.

Untuk seniman Futuris, tujuan mereka adalah untuk menangkap sisi dinamis masyarakat modern yang cepat dan penuh energi dalam sebuah karya seni.

Baca juga : Seni Kontemporer adalah.

Sejarah Futurisme

Menurut Britannica.com, aliran seni Futurisme pertama kali muncul di khalayak ramai pada 20 Februari 1909, ketika surat kabar ternama Paris Le Figaro menerbitkan sebuah manifesto oleh penyair dan editor Italia Filippo Tommaso Marinetti.

Dalam Manifesto buatan Tommaso Marinetti ini dia menuliskan bahwa, Futurisme ada untuk menjadi cerminan tujuannya membuang seni masa lalu dan merayakan perubahan, orisinalitas, dan inovasi dalam budaya dan masyarakat.

Manifesto ini dibuat setelah Tommaso Marinetti mencoba berbelok untuk menghindari pengendara sepeda dan menabrakkan mobil miliknya ke selokan. Pengalaman sederhana itu memberikan inspirasi untuk menulis Manifesto nya itu.

Baginya Kemajuan dan Seni Modern bagaikan Mobil yang dapat mengalahkan Sepeda yang seperti Seni – seni Masa lalu.

Dan dari situlah beberapa seniman – seniman muda Italia mulai bergabung dengan gerakan yang dibuat oleh Tommaso Marinetti ini seperti seniman muda Umberto Boccioni, Carlo Carr dan Luigi Russolo yang bergabung pada tahun 1910. Lalu diikuti oleh Gino Severini dan Giacomo Balla.

Pecahnya Perang dunia Pertama, ditambah banyaknya seniman Futurisme yang mendukung Fasisme dan juga menggeliatnya Kubisme di Paris membuat Gerakan ini meredup. Tapi Setelah perang berakhir, Marinetti menghidupkan kembali gerakan tersebut.

Kebangkitan gerakan Futurisme ini disebut il secondo Futurismo (Futurisme Kedua) oleh para penulis pada 1960-an.

Sejarawan Giovanni Lista mengklasifikasikan Sejarah Futurisme berdasarkan dekade: Dekade pertama dan awal disebut “Dinamisme Plastik”, lalu di dekade selanjutnya “Seni Mekanik” untuk tahun 1920-an, lalu “Aeroestetika” untuk tahun 1930-an.

Selain berkembang di Italian, gerakan ini juga sampai dan cukup terkenal di Rusia.

Baca juga : Aliran Seni Surealisme

Ciri – Ciri Futurisme

Sebagai Aliran Seni Modern, Futurisme juga memiliki beberapa ciri – ciri khusus dan khas yang membedakannya dengan gerakan seni yang lain seperti :

  • Gambar yang dinamis
  • Mencoba menangkap kemajuan teknologi, mesin dan kehidupan masyarakat modern.
  • Meninggalkan tradisi seni klasik yang di kenal kaku dan kuno.
  • Fokus menggunakan teknis Baru
  • Memiliki kesan cepat dan energik
  • Menerapkan gaya gambar yang dinamis yang terpatok pada satu gaya saja.
  • unsur ekspresi desain menggunakan tipografi
  • mampu memanfaatkan prinsip tampak dan multiple viewpoints (banyak persepektif)

Teknik Futurisme.

Contoh teknik divisionisme (sumber : Britannica.com)

Pada tahun 1910 dan 1911 Para seniman Future ramai – ramai menggunakan teknik Divisionism, yaitu dengan memecah cahaya dan warna menjadi bidang titik-titik dan garis-garis. Lalu mereka juga menggabungkannya dengan gaya Kubisme yang tengah Populer saat itu.

Contoh Futurisme

Berikut ini adalah beberapa contoh hasil karya aliran Futurisme yang terkenal sampai sekarang. diantaranya :

Dynamism of a Dog on a Leash (Giacomo Balla)

Sumber : Wikipedia.com

The Funeral of the Anarchist Galli (Carlo Carrà)

Sumber : https://thesketchline.com/

Dancer at Pigalle (Gino Severini)

Sumber : wikipedia.com

Unique Forms of Continuity in Space (Umberto Boccioni)

sumber : Moma.org

Baca juga : Aliran Romantisme adalah.

Dan itulah kawan Pengertian Futurisme adalah, semoga informasi berikut ini bermanfaat bagi kamu dan menambahkan wawasan baru tentang berbagai aliran – aliran seni di dunia.

Sampai jumpa di Pembahasan menarik lainnya, hanya di ilmusaku.com

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version