Ilmusaku – Halo sobat saku, kali ini kita akan belajar Mengenal Definisi Seni Sastra. Setelah kemarin kita belajar tentang Seni musik, Seni rupa dan Teater.

Dengan kita belajar Definisi Seni Sastra, kita dapat mempelajari keindahan dari Bahasa Indonesia hingga dapat memperkaya tutur kata dalam berbahasa Indonesia.

Nah dari pada berlama-lama mari kita mulai saja Penjelasan materi Definisi Seni Sastranya yang wajib kamu tahu untuk kamu yang ingin masuk jurusan sastra.

Definisi Seni Sastra

Definisi Seni sastra
Literature

Menurut etimologi Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta, yang berarti “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “instruksi” atau “ajaran”.

Sastra juga tidak hanya teks yang berisikan tentang intruksi ajaran, lebih dari itu dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.

Menurut A. Teeuw, sastra didefinisikan sebagai segala sesuatu yang tertulis; pemakaian bahasa dalam bentuk tulis.

Menurut Ahmad Badrun, sastra atau kesusastraan adalah kegiatan seni yang mempergunakan bahasa dan garis simbol-simbol lain sebagai alat, dan bersifat imajinatif.

Sedangkan menurut KBBI definisi sastra adalah bahasa (kata-kata, gaya bahasa) yang dipakai dalam kitab-kitab (bukan bahasa sehari-hari) dan seni adalah bidang ilmu yang mengajarkan keindahan.

Jadi bisa disimpulkan jika definisi seni sastra adalah sebuah cabang ilmu seni yang menggunakan bahasa (rangkaian kata atau gaya bahasa) untuk mengungkapkan nilai keindahan dan budaya yang luhur.

Fungsi Seni Sastra

Fungsi dari seni sastra adalah sebagai berikut:

  • Menyampaikan Pesan Moral, Seni Sastra bisa digunakan untuk menyampaikan pesan dan amanah melalui simbol – simbol tersembunyi.
  • Menyampaikan Kritik, Karya sastra juga dapat digunakan untuk menyampaikan kritik terhadap keadaan sosial dan status quo.
  • Sarana Pendidikan, Sastra digunakan untuk media pembelajaran.
  • Pelestarian Budaya, Sastra adalah salah satu sarana untuk melestarikan budaya entah melalui tulisan (kitab dan situs sejarah) dan juga melalui lisan (dongeng dan mitos).

Bentuk Sastra

Kawan jika kita melihat dari bentuknya jenis-jenis seni sastra terdiri dari 4 bentuk, yaitu:

Prosa

Prosa adalah karya sastra tulis bebas yang dibuat tanpa terikat oleh aturan irama, diksi, rima, kemerduan bunyi atau kaidah serta pedoman kesusastraan lainnya.

Jenis – jenis Prosa

Menurut isinya, prosa dibagi menjadi 2:

Prosa Fiksi.

Prosa fiksi
Sumber : shopee.co.id

Prosa Fiksi adalah jenis prosa yang dibuat berdasarkan imajinasi dan kreativitas sang penulis. Yang penceritaannya di gerakan oleh para tokoh sesuai peranannya dengan latar dan rangkaian cerita dari hasil imajinasi pengarangnya sehingga menjalin suatu cerita yang utuh

Contoh prosa fiksi.

  • Hikayat
  • Legenda
  • Novel
  • Cerpen
  • Dongeng
  • Roman

Prosa Nonfiksi.

Prosa non fiksi
Biografi politik karya Raden Toto S

Prosa non fiksi adalah karangan yang berdasarkan informasi nyata dan sebuah Opini yang berisi tentang pendapat atau pikiran dan pendirian seseorang tentang suatu permasalahan .

Contoh prosa non fiksi :

  • Sejarah
  • Riwayat
  • Biografi
  • Resensi
  • Essay
  • Kritik

Puisi

Puisi adalah teks atau karangan yang mengungkapkan pikiran, imajinasi dan perasaan penulis dan pujangga dengan merangkai keindahan kata-kata.

Jenis puisi

  • Puisi Naratif
  • Puisi lirik
  • Puisi deskriptif

Syarat membaca puisi yang baik diantaranya :

  • Memahami isi dari puisi yang akan di baca.
  • Menggunakan Artikulasi dan intonasi yang tepat.
  • Penggunaan jeda tekanan pada kata-kata yang penting.
  • Mengeja kata-kata dengan jelas disertai mimik yang sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan.

Drama

Drama

Drama adalah bentuk kesenian yang menunjukan dan menirukan sifat atau budi pekerti manusia dengan gerak dan ucapan di atas panggung guna menggambarkan kehidupan melalui konflik dan emosi dalam lakon dan dialog.

Jenis – jenis drama

  • Tragedi adalah sebuah drama yang ujung kisahnya berakhir dengan kedukaan atau dukacita.
  • Komedi adalah sebuah drama yang ujung kisahnya berakhir dengan sukacita.
  • Tragikomedi adalah sebuah sajian drama yang menggabungkan antara tragedi dan komedi.
  • Melodrama adalah sebuah pementasan yang ketika tanpa ada cakapan apapun, emosi dibangun melalui musik.
  • Farce adalah yang secara umum dapat dikatakan sebagai sebuah sajian drama yang bersifat karikatural (Budianta, 2002: 113-114).
  • Musikal yaitu drama yang diiringi oleh musik sebagai pelengkap pementasan seninya.

Dan itulah seni sastra dan beserta 3 bentuk dan jenisnya yang wajib kamu tahu! Itu pun jika kamu ingin belajar dan masuk jurusan sastra ya guys.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu semua. Sampai jumpa lagi di kesempatan lainnya.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks