ilmu saku – Halo semua, Pernahkah kamu bertanya siapa leluhur bangsa Indonesia ?

Mungkin kalian pernah, apalagi sebagai bangsa yang besar, kita memiliki banyak sekali suku dan bahasa yang berbeda – beda dan memiliki sejarah yang berbeda – beda pula.

Kalian juga pasti penasaran, apakah perbedaan ini berasal dari nenek moyang yang berbeda, atau ternyata dari berasal dari satu moyang yang sama?

Hmm, bikin penasaran bukan ?

Banyak sekali teori yang beredar tentang dari mana nenek moyang kita berasal.

Ada yang menyebut jika Leluhur Bangsa Indonesia berasal dari Tiongkok, Taiwan, dan bahkan Afrika.

Untuk itu mari kita bahas satu – satu teorinya.

Teori Tentang Leluhur Bangsa Indonesia

Teori Yunan

Teori yunan, leluhur bangsa Indonesia
sumber : ilmusaku.com

Di sekolah mungkin teori ini adalah teori yang paling populer dan sering di ajarkan.

Teori ini menyatakan bahwa asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Tiongkok Selatan.

Teori Yunan didasari adanya penemuan kapak di tua di Nusantara yang memiliki kesamaan dengan kapak yang ada di Asia Tengah dan Bahasa Melayu yang berkembang di Nusantara punya kesamaan dengan bahasa Champa Kamboja. 

Didalam teori Yunan migrasi yang dilakukan oleh penduduk Yunan menuju Nusantara melalui tiga gelombang yaitu :

  • Gelombang pertama orang negrito,
  • Gelombang proto melayu
  • Gelombang deutro melayu.

Teori Nusantara

Teori Nusantara
Teori Nusantara

Dalam teori ini menyebutkan jika nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari wilayah kepulauan Indonesia sendiri.

Teori ini berdasarkan atas banyaknya fosil dan artefak-artefak tertua yang dalam jumlah terbanyak ditemukan di daerah Indonesia daripada di daerah-daerah lainnya di Asia.

Fosil homo erectus tertua, bertipe arkaik, ditemukan di Situs Sangiran, Sragen, Jawa Tengah ditaksir berasal dari 1,5 juta–0,9 juta tahun yang lalu.

images 36 min copy 1280x640 min
Fosil homo erectus (sumber : merdeka.com)

Selanjutnya tipe Homo erectus yang lebih modern dan hidup sekitar 150 ribu tahun lalu.

Fosilnya ditemukan di Situs Ngandong (Blora, Jawa Tengah), Sambungmacan (Sragen), dan Ngawi (Jawa Timur).

Tokoh-tokoh pendukung teori Nusantara seperti M. Yamin, Sutan Takdir Alisjahbana, Gorys Keraf.

Teori ‘Out Of Taiwan’

Teori out of taiwan
Teori out of taiwan

Ketiga, adalah Teori yang disebut ‘Out Of Taiwan’.

Teori ini menerangkan jika Leluhur Bangsa Indonesia berasal dari Taiwan bukan China.

Menurut historia.id, teori ini mendapatkan banyak dukungan karena memiliki banyak bukti arkeologis seperti :

  • Dalam segi bahasa, suku bangsa di Nusantara memiliki kesamaan bahasa (Rumpun Austronesia) sama dengan Taiwan
  • Dalam segi genetika kita memiliki kesamaan genetik antara bangsa asli Taiwan (Suku Formosa) dan Nusantara
Suku asli taiwan
Suku asli Taiwan yang disebut sepupu asli bangsa indonesia (sumber : kompas.com)

Teori berkata jika leluhur kita dari Taiwan tiba lebih dulu di Filipina bagian Utara sekitar tahun 4500 hingga 3000 SM.

Migrasi tersebut terjadi diduga bertujuan untuk memisahkan diri, mencari wilayah baru di Selatan.

Selanjutnya, sekitar tahun 3500 hingga 2000 SM, manusia purba yang mendiami Filipina melakukan migrasi lagi dengan tujuan Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara.

Kemudian menyebar ke Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara, Papua bagian Barat, Oseania, hingga mencapai kepulauan Melanesia di Pasifik.

Teori Out Of Afrika

Teori ini menganggap bahwa homo erectus dari Afrika adalah nenek moyang manusia modern.

Kemudian Homo Sapien dari Afrika ini berevolusi di Afrika dan selanjutnya bermigrasi cepat ke seluruh pelosok dunia.

Teori ini juga menganggap jika Bentuk-bentuk Homo Sapiens yang ditemukan di luar Afrika dianggap sebagai spesies terpisah yang kemudian punah.

Mereka yang meyakini teori Out of Africa, berpegang pada bukti DNA. Cetak biru DNA manusia yang dianalisis menunjukkan variasi genetika ditemukan di Afrika. Ini menunjukkan sebagian besar evolusi berlangsung di Afrika.

Mereka menggarap jika Generasi pertama Homo sapiens dari Amerika menggantikan manusia purba yang lebih dulu ada seperti Neanderthal dan juga beberapa manusia purba yang sudah ada di Indonesia saat itu.

Kesimpulan

Dari teori – teori tersebut kita bisa menyimpulkan jika leluhur bangsa Indonesia berasal dari berbagai tempat di dunia.

Jadi sangat wajar jika sekarang kita memiliki banyak suku bangsa.

Semoga meski kita berbeda – beda, kita akan tetap sama – sama satu bangsa, bangsa Indonesia.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks