Mengenal Pengertian Sistem Sosial 4 Fungsi dan Unsur Wajib Tahu!

ilmusaku – Halo sobat, Masyarakat sebagai sebuah wadah berkumpulnya banyak orang, memerlukan sebuah sistem yang kuat agar dapat mengatur jalannya roda kehidupan secara aman dan tertib. Dan para ahli pun sepakat jika ada sebuah Pengertian Sistem sosial di masyarakat meski tidak tertulis dan di buku kan dapat menjelaskan mekanisme yang terjadi di kehidupan kita sehari – hari.

Kalian sendiri juga pasti sadar (atau pun belum sadar) jika Seakan terdapat sistem yang mengatur, mengorganisir interaksi sosial antar masyarakat ataupun berbagai komponen-komponen sosial dan Fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, hal inilah yang disebut sebagai pengertian sistem sosial di masyarakat oleh Talcott Parson.

Tapi tahukan kamu apa itu sistem sosial di masyarakat dan apa saja contoh – contohnya ? Mari kita cari tahu sama – sama.

Pengertian Sistem Sosial

Sistem sosial

Dari padanan katanya sistem sosial bisa kita bagi menjadi dua suku kata yaitu SIstem dan sosial. Sistem atau SIstema (Yunani) yang berarti suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang bergabung menjadi satu untuk mencapai tujuan yang sama. sedangkan Sosial merujuk pada setiap manusia yang berusaha untuk memenuhi kebutuhannya (Karl Marx). jadi Sistem sosial bisa disebut sebagai sebuah kesatuan manusia untuk mencapai kebutuhan mereka.

Pengertian Sistem Sosial menurut para pakar

Menurut Tallcot Parson, Sistem sosial terdiri dari keragaman aktor individual yang berinteraksi satu sama lain dalam situasi sosial yang setidaknya berada dalam lingkungan atau ruang fisik, dimana aktor tersebut memiliki motivasi untuk cenderung mengoptimalkan gratifikasi, dan relasinya terhadap situasi dan aktor lain berlangsung dalam sebuah sistem yang melibatkan simbol-simbol yang secara kultural terstruktur.

Menurut Charles P. Loomis, sistem sosial tersusun dari interaksi berpola para aktor visual yang relasinya satu sama lain diorientasikan secara timbal balik melalui pendefinisian mediasi pola simbol dan ekspektasi yang terstruktur dan bersama.

Sedangkan Niklas Luhmann, mendasarkan definisi sistem sosial  pada jaringan massa komunikasi antara orang-orang dan mendefinisikan masyarakat itu sendiri sebagai sistem yang berarti sistem yang merujuk pada diri sendiri dan mengandalkan diri sendiri yang berbeda dari lingkungannya. Luhmann menganggap sistem sosial sebagai milik tiga kategori: sistem sosial, organisasi, dan sistem interaksi.

Pengertian Sistem Sosial Secara Umum

Pengertian Sistem sosial adalah jaringan komplek dan terpola dari hubungan dan komunikasi yang membentuk keseluruhan yang koheren, yang ada di antara individu, kelompok, dan institusi di dalam masyarakat untuk mencapai kebutuhan bersama.

Fungsi Sistem Sosial di Masyarakat

Tallcot Parson menjelaskan jika ada 4 Fungsi sistem sosial di masyarakat kita diantaranya :

Adaptasi (adaptation)

Adaptasi mencakup upaya-upaya aktor untuk menyelamatkan sumber daya di lingkungan yang terbatas dan mendistribusikan agar sistem sosial tetap berjalan.

Pencapaian Tujuan (Goal Attainment)

Fungsi sistem sosial adalah pencapaian tujuan di mana setiap lingkungan masyarakat memiliki tujuan dan kebutuhannya masing – masing

Integrasi (integration)

Sistem sosial memastikan terjadinya proses integrasi atau penyatuan hubungan antar individu, untuk menjaga hubungan antar individu atau unit melalui tindakan koordinasi agar sistem secara keseluruhan bekerja dengan baik.

Pemeliharaan Laten (Laten maintenance)

Meliputi pemeliharaan pola dan manajemen konflik dalam masyarakat. Pemeliharaan pola yang dimaksud adalah bagaimana meyakinkan aktor atau pun warga masyarakat lain agar dapat menampilkan karakteristik yang tepat berkaitan dengan status dan peran sosial yang mereka miliki.

Unsur – unsur Sistem Sosial

Ada beberapa unsur – unsur dalam sistem sosial di masyarakat yaitu :

Keyakinan dan Pengetahuan

Keyakinan dan pengetahuan membawa keseragaman dalam  cara kita berperilaku loh sobat. Mereka bertindak sebagai agen pengendali berbagai jenis masyarakat. keyakinan atau pun pengetahuan dapat membuat masyarakat menjadi lebih beradab.

Sentimen

Manusia tidak hidup hanya bisa hidup dengan akal semata. Sentimen – berbakti, sosial, rasa kasih dan sayang memainkan peran besar dalam masyarakat sebagai kontinuitas. Ini terkait langsung dengan budaya masyarakat.

Tujuan

Manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial. Dia harus memenuhi hak dan memenuhi kewajibannya. Manusia dan masyarakat ada di antara kebutuhan dan tujuan. Ini menentukan sifat sistem sosial.

Nilai dan Norma

Nilai dan norma bertanggung jawab atas struktur atau sistem masyarakat yang ideal. Agar perilaku manusia tidak menyimpang dan mereka bertindak sesuai dengan norma di masyarakat. Ini mengarah pada organisasi dan stabilitas.

Status

Setiap individu dalam masyarakat memiliki peran dan fungsi. dan itu biasanya tergantung dengan individunya masing – masing berdasarkan kelahiran, jenis kelamin, kasta, atau usianya. Seseorang dapat mencapai dan memiliki status tertentu berdasarkan apa yang telah dia berikan pada masyarakat dan sosial.

Peran

Seperti status, masyarakat memiliki peran yang berbeda untuk setiap individu. Terkadang kita menemukan bahwa ada peran yang melekat pada setiap status. Peran adalah ekspresi eksternal dari status tersebut. Saat melepaskan pekerjaan tertentu atau melakukan hal-hal tertentu, setiap individu masih akan terikat dengan statusnya. Hal ini mengarah pada integrasi sosial, organisasi dan persatuan dalam sistem sosial. Faktanya, status dan peran berjalan seiring.

Kekuasaan atau Kuasa

Konflik adalah bagian tak terpisahkan dari sistem sosial, dan ketertiban adalah tujuan yang dimiliki oleh semua masyarakat sipil. Oleh karena itu, perlu orang yang diberikan kekuatan dan kekuasaan untuk menghukum yang bersalah dan memberi penghargaan kepada mereka yang memberikan teladan.

Sanksi

Sanksi adalah langkah-langkah hukuman yang dijatuhkan oleh otositas kuasa dan masyarakat terhadap orang yang dianggap melanggar norma dan nilai yang ada di masyarakat karena dianggap telah mengganggu tujuan masyarakat dalam menjaga ketertiban.

Contoh Sistem Sosial

Contoh paling mudah dalam sistem sosial adalah Di mana kepala RW yang mengatur kegiatan kerja bakti yang dilakukan di masyarakatnya untuk mencapai tujuan bersama yaitu lingkungan masyarakat yang bersih.

Baca juga : Struktur Sosial

Dan itulah kawan pengertian dari sistem sosial, semoga dengan mengetahui dan mengenal lebih jauh tentang sistem sosial kamu bisa lebih aware tentang hubunganmu dan masyarakat.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version