Ilmusaku – Halo sobat, pernahkah kamu membaca atau mendengar tentang Tesla Tower (Menara Tesla) ? Menara Tesla adalah teknologi yang dulu digadang – gadang sebagai teknologi masa depan, di mana menurut visi dan impian sang penemu, Nikola Tesla jika Tower itu dapat mengaliri seluruh dunia dengan aliran secara gratis tanpa lagi menggunakan kabel.

Tapi Apa sih sebenarnya menara tesla itu ? Bagaimana menara ini mempengaruhi teknologi di masa depan, tapi juga menghancurkan hidup sang penemu ?

Penasaran, Mari kita cari tahu sama – sama.

Apa itu Tesla Tower ?

Tesla tower
Sumber : grid.id

Tesla tower (Menara Tesla) atau dikenal juga sebagai Menara Wardenclyffe adalah sebuah menara pembangkit listrik percobaan pertama yang dibuat untuk teknologi tanpa kabel ( Nirkabel) yang di buat oleh ilmuwan jenius berkebangsaan Serbia-Amerika, Nikola Tesla pada tahun (1901-1917) di Shoreham, New York.

Tesla membangun menara tersebut dengan harapan dapat membuat sebuah jaringan nirkabel raksasa untuk mengirimkan pesan, telepon dan bahkan mengaliri listrik tanpa perlu menggunakan kabel agar dapat mengirimkan melintasi Atlantik ke Inggris dan menuju kapal di tengah laut memakai dasar teori yang menggunakan atmosfer Bumi sebagai media perantaranya. (Canggih iya)

Cikal Bakal Menara Tesla

Tesla coil menara tesla
Tesla Coil (sumber : nerdist.com)

Sebenarnya cikal bakal Menara Wardenclyffe sudah dibuat sejak tahun 1890-an. Melalui berbagai percobaan, Di mana Tujuan utamanya dalam eksperimen itu ialah untuk mengembangkan sistem nirkabel baru.

Dia membuang gagasan untuk menggunakan gelombang Hertzian (radio) yang baru ditemukan oleh fisikawan Jerman Heinrich Rudolf Hertz pada tahun 1888. Dan mulai menggunakan gagasannya sendiri dan dia berhasil menciptakan Tesla Coil, kumparan pengantar listrik bertegangan tinggi nirkabel pertama.

Nikola Tesla memodifikasi percobaan Hertz itu dengan mengganti sumber tegangan DC menjadi sumber tegangan AC tegangan tinggi. Tesla memodifikasi inti kumparan menjadi udara karena pada frekuensi yang tinggi inti besi pada kumparan menjadi overheat dan dapat melelehkan insulasi pada kedua kumparan (primer dan sekunder). Dan dari modifikasi antara spark gap (celah kecil pada rangkaian tesla coil) dan kumparan, Nikola Tesla dapat menghasilkan tegangan dengan frekuensi tinggi.

Dalam percobaan pertamanya menggunakan Kumparan Tesla (Tesla Coil), dia berhasil menyalakan 40 Lampu Flourescent tanpa menyambungkannya dengan kabel, hasil penemuannya itu menarik perhatian J.P Morgan ( Banker paling berpengaruh di dunia saat itu) yang memberikan bantuan Dana untuk penelitiannya. Berkat bantuan pendanaan dari JP Morgan itulah, Tesla kemudian merancang dan membangun Menara Wardenclyffe sebagai menara telekomunikasi nirkabel untuk mengirimkan pesan dan telepon

Listrik Nirkabel Gratis!

Menara tesla
Sumber : kaskus.com

Ketika pembangunan Tesla Tower tengah jalan, Nikola Tesla menyadari bahwa Menara buatannya ini memilikk kegunaan lain yang lebih dari sekedar untuk mengirimkan pesan dan telepon melintasi samudra. Dia merasa jika Menara miliknya ini jika selesai dibangun akan mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan energi panas bumi dan udara yang bisa diubah jadi energi listrik.

Tesla mulai bermimpi untuk membuat ” World Wireless System“. dimana dia akan menyalurkan listrik secara nirkabel menggunakan Bumi dan Atmosfer sebagai media penghantar listrik (Electrical conductor). Dia berharap bisa mengalirkan listrik gratis ke seluruh rakyat di dunia, bahkan masyarakat yang tinggal di tempat terpencil.

Mimpinya Tak disukai

Laboratorium tesla
Tesla di Laboratoriumnya (Sumber : britannica.com)

Tapi sayang sekali sebelum niat baiknya tercapai proyeknya harus di hentikan. J.P Morgan, setelah mendengar niat baik Tesla untuk mengaliri gratis, langsung menarik dukungannya kepada Tesla, karena dianggap proyek yang dilakukan Tesla tidak menguntungkannya.

Proyek besar Tesla itupun harus berhenti dikarena kehilangan sumber dana, dan Menara itu harus di hancurkan untuk membayarkan hutang – hutang karena pembangunan menara saat Morgan mencabut dukungannya.

Bahkan setelah J.P Morgan meninggal, Nikola Tesla sering mengirimkan surat pada Jack, Putra Morgan, agar mau memberinya dana investasi untuk menyelesaikan proyeknya ini, tapi sampai akhir hayatnya, proyek ini tak pernah selesai.

Berpengaruh untuk Masa Depan

Tapi meski Proyeknya gagal dan Tesla meninggal di umur 81 pada 1937. Penemuan Tesla masih terasa sampai sekarang, beberapa teknologi Wireless atau Nirkabel yang kita gunakan sekarang banyak yang menggunakan Tesla Coil atau Kumparan Tesla. Mulai dari Telegram Nirkabel, Pemancar Radio hingga pemancar ultra violet.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks