Ads ad-300x250

Orkestra Adalah – Sejarah, Jenis & Contoh

Halo sobat, kali ini kita akan membahas tentang musik orkestra Adalah – berserta sejarah, jenis dan Contoh dari musik yang sangat terkenal saat abad pertengahan ini.

Perkembangan Musik orkestra berkembang dari waktu ke waktu dan perkembangan yang sangat pesat terjadi pada abad ke -18 dan ke – 19. Sejak awal abad ke – 20 hingga kini Musik Orkestra masih digemari oleh banyak kalangan.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang Orkestra Mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

Musik Orkestra Adalah

Sumber : CSO.org

Orkestra adalah sebuah ensambel dalam ukuran besar yang melibatkan sebagian instrumen musik yang ada. Orkestra menggunakan formasi kelompok musik besar dan memiliki susunan instrumen musik terlengkap di antara kelompok – kelompok musik yang lain.

Dalam bahasa Yunani, orkestra berarti “ tempat menari” yang terdapat di beberapa gedung teater maupun pertunjukan. orkestra juga tempat duduk yang terletak tepat di depan panggung pertunjukan yang digunakan oleh para pemain ensambel musik pengiring teater atau tari.

Tapi saat ini ketika kita menyebutkan kata Orkestra yang dimaksud ialah sebuah ensambel instrumental yang besar dengan dukungan maksimal sejumlah kira-kira 100 pemain.

Sejarah Orkestra

Sumber : grid.id

Sejak dahulu kalah Musik Orkestra dianggap sebagai musik dari kalangan elit. Dan hanya ditampilkan bagi kalangan Elit seperti bangsawan dan keluarga kerajaan.

Dalam catatan sejarah, orkestra yang kita kenal telah ada sejak masa kekuasaan Edward IV, di abad ke-14, dan juga satu abad kemudian pada masa kerajaan Francis. Orkestra – orkestra awal ini melibatkan alat-alat musik seperti lute, viola, flute, drum, dan virginal.

Pada abad keenam belas, opera Euridice karya Peri pada tahun 1600—menggunakan orkestra lute ensambel ini tentu saja masih primitif.

Pada awal abad ke-17 musik orkestra berkembang seiring dengan kemajuan di Seni teater terutama opera. Pada masa ini kreatifitas komponis terpacu untuk mengeksplorasi bunyi untuk keperluan pertunjukan opera

Pada abad ke-17, Musisi Claudio Monteverdi menggunakan orkestra yang terdiri dari 39 pemain musik untuk mengiringi opera buatannya Orfeo (1607).

Ensambel Monteverdi melibatkan seluruh anggota keluarga violin, flute, cornet, suckbuts (pendahulu trombone), lute, organ, hapsichord, dan harpa. Pada akhir abad ke-17 dan awal abad ke-18, mulai bermunculan musisi Orkestra berbakat seperti Bach dan Handel.

Formasi Standar Orkestra mulai muncul pada abad ke-18, Orkestra – orkestra yang digunakan oleh Haydn dan Mozart untuk simponi mereka pada mulanya berkembang di kota Jerman dan Mannheim.

Lalu Beethoven, merubah posisi baru dalam instrumen – instrumen yang dalam orkestra, khususnya tiup logam, bas, dan timpani. Beethoven juga memperkenalkan instrumen orkestra seperti piccolo, double bassoon, trombone, dan berbagai instrumen perkusi seperti triangle, simbal, dan bass drum.

Setelah Beethoven, orkestra mengembangkan warna-warna suara secara brilian. Dengan menggunakan seksi instrumen gesek yang oleh karya-karya Weber, Schubert, dan Mendelssohn.

Selama akhir abad ke-18 para komposer terus mengumpulkan pemusik untuk satu pertunjukan yang biasa disebut “ Academy” dan biasanya mereka menampilkan komposisi ciptaan sendiri.

Pada tahun 1781 Orkestra Leipzig Gewandhaus yang awalnya dibentuk dari orkestra milik para saudagar kaya mulai berubah menjadi orkestra rakyat yang bisa dinikmati siapa saja dan tren ini berkembang cepat hingga abad ke-19. Di Indonesia sendiri orkestra hadir berkat adanya interaksi dengan bangsa-bangsa barat.

Dan hingga saat ini Orkestra berkembang menjadi musik yang lebih kreatif dan inovatif juga dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.

Formasi Instrumen dalam Orkestra

Orkestra yang lengkap umumnya tersusun dari 4 kelompok jenis alat musik dengan jumlah tertentu, seperti yang ada pada susunan berikut ini (disertai dengan jumlah):

  • Seksi Tiup Kayu (wood wind) terdiri dari 1 piccolo, 2 flute, 2 oboe, 2 klarinet bass, dan 2 bassoon. Instrumen tambahan pada seksi ini ialah horn Inggris (cor anglaise) dan contrabassoon.
  • Seksi Tiup Logam (brass) terdiri dari 2 – 8 French Horn, 2 – 5 trumpet, 2 –3 trombon, 1 – 2 bass trombon, dan sebuah tuba
  • Seksi Perkusi masing-masing terdiri dari sebuah timpani, snare drum, bass drum, cymbal, triangle, wood block, tamborine, marimba, silofon, dan sebuah glokenspiel
  • Seksi Gesek terdiri dari 16 – 30 biola, 8 – 12 biola alto, 8 – 12 violoncello dan 5 – 8 contra bass.

Saxophone mulai digunakan dalam orkestra pada abad ke-19 dan ke-20, itupun sebagai instrumen solo pada beberapa karya.

Di samping alat-alat pelengkap orkestra tadi, terdapat berbagai instrumen yang digunakan untuk keperluan tertentu seperti saxophone, heckelphone, flugehorn, cornet, harpsichord dan organ.

Orkestra biasanya dipimpin oleh seorang konduktor yang mengarahkan pertunjukan dengan gerakan tangan dan lengan, sering kali lebih mudah dilihat oleh para musisi dengan menggunakan tongkat konduktor.

Konduktor Adalah

Konduktor adalah orang yang berkewajiban untuk melakukan kondakting (pemberian aba-aba) dalam sebuah pertunjukan Orkestra. Biasanya dalam memimpin sebuah orkestra, seorang kondaktor menggunakan tongkat aba-aba yang disebut baton.

Sementara tangan kanan memegang baton yang pada dasarnya berfungsi sebagai pengingat tempo dan irama serta variasi perubahannya, tangan kiri berfungsi untuk mengingatkan aspek-aspek ekspresi, artikulasi, dinamika, dan lain-lain.

Aba-aba yang diberikan kondaktor didasarkan atas partitur, yaitu notasi dari keseluruhan komposisi yang dibawakan. Pada partitur terdapat semua detil dari bagian-bagian (part) yang harus dimainkan atau tidak dimainkan oleh setiap pemain orkestra.

Di antara berbagai tugas kondaktor ialah memilih karya-karya yang akan dimainkan, termasuk juga menyusun program, melatih orkestra dan menginterpretasikan musik seperti yang diinginkan oleh komposer musik. Hinggap tak jarang jika seorang konduktor juga berperan sebagai komposer.

Contoh Konduktor Terkenal

  • Addie MS
  • Lorin Maazel
  • Hebert von Karajan
  • Leonard Bernstein
  • Zubin Mehta

Jenis Orkestra

Berikut ini adalah jenis – jenis Orkestra

  • String Orchetra atau orkes gesek, adalah satuan orkes yang terdiri dari sejumlah alat musik gesek.
  • Simphony Orchestra, adalah standar orkes besar yang memainkan karya simfoni. Simfoni adalah sonata untuk orkestra, yang umumnya terdiri dari empat bagian.
  • Chamber Orchestra atau orkes kamar, adalah orkes dalam ukuran yang lebih kecil
  • Theater Orchestra adalah sejenis simfoni dengan mengikutsertakan saxofon dan combo band.
  • Philharmonic Orchestra, adalah orkes lengkap yang merupakan menggunakan alat musik yang lebih beragam dari musik simfoni.
  • Classical Orchestra, adalah Ensemble Orkestra yang memainkan musik – musik klasik yang biasanya menggunakan alat musik lebih sedikit dari musik simponi.
  • Simfonieta adalah simfoni kecil. Bentuk ini memiliki struktur yang lebih pendek dari simfoni dan orkestrasi yang lebih sederhana.
  • Waltz Orchestra, adalah Orkestra yang memainkan musik – musik waltz.

Baca juga : Genre Musik Adalah

Contoh Karya Orkestra

Karya-karya orkestra terdiri dari banyak jenis yang sangat bervariasi. Berikut ini adalah contoh – contoh karya Orkestra.

  • Concertante, contoh ialah karya Mozart berjudul Simfonia Concertante in E Flat Major, untuk biola, biola alto, dan orkestra.
  • Fantasia, contohnya Beethoven menulis Fantasia untuk Piano, Chorus and Orchestra in C Minor.
  • Intermezzo, Contoh intermezzo yang terkenal ialah Cavalleria Rusticana dari komposer Mascagni, dan Goyecas dari Granados.
  • Mars, (biasanya untuk musik baris berbaris) contohnya Turkish Marsh karya dari Mozart.
  • Nocturne, Konotasi nocturne ialah sebuah karya “musik malam” terdapat dalam Nocturne karya Mendelssohn yang merupakan bagian dari karyanya Midsummer Night’s Dream Suite.
  • Overture, Overture adalah sebuah prelude atau pembukaan orkestral untuk memulai sebuah karya opera; pada era Klasik maupun Barok overture ialah adalah bagian pembukaan untuk sebuah suite.
  • Rhapsody, ialah ekspresi puitis karakter kepahlawanan. Contoh karya orkestra yang terkenal ialah Hungarian Rapshody karya Lizt; slavonic Rapshody karya Antonin Dvorak; Two Rumanian Raphsody karya Georges Enesco; dan Rapshody in Blue karya George Gerswhin.
  • Symphony, contoh simpfoni adalah Simfoni No. 5 Beethoven dan Simfoni No.40 Mozart.
  • Waltz, Dalam formasi orkestra, waltz dipopulerkan oleh Johann Strauss Di antara karya-karyanya ialah The Beatiful Blue Danube; Tales from the Vienna Woods; Emperor Waltz, Artist’s life; Wine; Women and Song; dan Voices of Spring.

Baca juga : Teori dasar Musik adalah.

Dan itulah kawan Pembahasan materi tentang Orkestra adalah semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By