Pengertian Cerita Pendek (Cerpen), 5 Struktur dan Contohnya, Kamu Harus Tahu !

Halo semua, apakah kalian suka membaca sebuah cerita pendek ? Mungkin, sebagian dari kalian menyukainya. Tapi tahu enggak sih kalian, apa itu Cerita pendek ?

Mari kita cari tahu sama – sama.

Pengertian Cerita Pendek.

Pengertian Cerita Pendek

Cerpen adalah sebuah cerita yang dikisahkan dengan pendek atau singkat tidak lebih dari 10.000 kata.

Cerpen juga lebih fokus pada satu tokoh, satu kejadian ataupun hanya satu konflik atau permasalahan.

Makanya Cerpen mungkin sangat cocok untuk kamu ingin membaca tapi males.

Baca juga : Teori Dasar Musik

Struktur Cerita Pendek

Nah, setelah kita tahu tentang pengertian cerpen atau cerita pendek. Sekarang kita akan membahas tentang Struktur Cerpen.

Sebuah cerpen biasanya memiliki 5 bagian struktur yang harus diperhatikan dalam penyusunannya. Nah team perlu berlama-lama, Berikut ini 5 Strukturnya :

Orientasi

Orientasi menjelaskan tentang latar baik waktu, tempat maupun suasana yang ada di dalam sebuah cerita cerpen.

Komplikasi

Dalam komplikasi terdapat pemaparan awal sebuah masalah yang dihadapi oleh tokoh utama. Salah satunya pengenalan watak dari tokoh yang akan dijelaskan pada bagian ini.

Evaluasi.

Evaluasi adalah tahapan di mana konflik yang terjadi menuju ke arah pemecahannya sehingga mulai tampak penyelesaiannya.

Resolusi

Resolusi adalah tahapan penyelesaian masalah dengan menghadirkan solusi dari konflik yang dialami tokoh. 

Koda

Koda adalah sebuah tahapan dimana penulis menuliskan pesan moral tersurat ataupun terserat.

Unsur – Unsur Intrinsik Cerpen.

Ada beberapa 4 unsur intrinsik pembuatan Cerpen, yaitu ?

Tema

Tema adalah ide pokok atau gagasan utama. Yang ingin disampaikan oleh penulis melalui sebuah cerpen.

Tokoh

Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan.

  • Tokoh utama – merupakan tokoh yang menjadi sentral cerita yang secara langsung atau tidak langsung mengalami konflik.
  • Tokoh tambahan – Tokoh yang menanti ceritanya berjalan.

Latar.

Kita dapat membedakan latar menjadi tiga, yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar suasana.

  • Latar tempat menjelaskan di mana kejadian atau peristiwa dalam cerita terjadi.
  • Latar waktu menjelaskan kapan kejadian atau menceritakan paristawa
  • Latar suasana menjelaskan gambaran suasana dalam sebuah cerpen

Alur ataupun Plot.

Alur atau plot adalah rangkaian kronologi peristiwa. Alur dibedakan menjadi alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

  • Alur maju adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai dari awal sampai akhir
  • Alur mundur adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai dari akhir cerita ke awal cerita.
  • Alur campuran adalah alur cerpen yang merupakan gabungan antara alur maju dan alur mundur.

Sudut Pandang.

Sudut pandang berisi pandangan pengarang terhadap cerpen, bisa saja pengarang menjadi orang pertama atau orang ketiga.

Amanat

Amanat merupakan pesan moral yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca melalui cerpen.

Gaya Bahasa.

Gaya bahasa berfungsi untuk memberikan kesan yang lebih menarik dengan menggunakan majas.

Baca juga : Seni Sastra

Contoh Cerita pendek

images 18 min copy 1280x819 min 1
Sumber : wikipedia.com

Bintang

Dia, duduk di samping jendela, dibawah sinar lampu yang temaram. Mencoba memandang langit yang gelap, hanya ada rembulan yang memantulkan sebagian dari cahaya matahari.

Tak ada bintang yang terlihat, semua bersembunyi dibalik awan, barangkali malu untuk kulihat, katanya dalam hati seraya tersenyum.

Angin malam berhembus sepoi-sepoi, seolah menghembuskan udara pada wajahnya yang lembut. Awan bergerak perlahan, memberikan seni tersendiri di kegelapan malam.

Ahh, ternyata ada satu bintang di balik awan, senyumnya tersungging di balik bibirnya yang mungil. Ya Rabb, ternyata setitik cahaya pun bisa memberikan keindahan yang luar biasa diantara luasnya langit yang gelap di malam hari.

Ah, seandainya ketika membuka jendela, memandang langit dan tak menemukan bintang kemudian dia tak mencoba menatap awan tapi menutup jendela kembali, dia tak akan menemukan bintang yang tersembunyi di balik awan.

Seperti setitik bintang di kegelapan malam, terkadang kita tak menyadari ada cahaya kecil dalam malam yang gelap, yang kita berinama “bintang”. Betapa indahnya cahaya itu walaupun tak bisa menerangi malam.

Tapi, lain halnya ketika kita melihat ada setitik noda di atas kain putih yang membentang. Kita justru terfokus pada noda yang kecil, dan seolah lupa betapa bersihnya kain itu terlepas dari setitik noda yang ada, yang mungkin bisa hilang hanya dengan sedikit detergent pemutih. Itulah hidup, kadang-kadang kita lupa untuk memandang sesuatu dari sisi lain yang dimiliki.

Saya, memiliki seorang murid yang saya pikir kecerdasannya kurang menonjol dibanding lainnya. Suatu hari, ketika kami tengah membicarakan sistem tata surya, hanya sebagai pengetahuan bahwa bumi merupakan salah satu planet dalam sistem tata surya yang menjadi tempat tinggal manusia, murid saya itu, sebut saja namanya Rimba, tiba-tiba berdiri dan mengambil helm milik guru lain yang disimpan diatas loker dalam ruang kelas serta memakainya.

Tanpa saya sadari saya berkata kepadanya :”Wah,,,teman-teman, lihat!! Rimba memakai helm, seperti astronot yang mau terbang ke bulan ya…”. Semua teman-temannya memandang ke arahnya, dia tersenyum, spontan helmnya langsung di lepas dan dikembalikan ke tempat semula, tanpa harus disuruh untuk mengembalikan. Kemudian saya ajak mereka untuk menggambar roket di atas kertas putih yang tersedia. 

Dan hasilnya, Subhanallah, murid yang saya pikir kecerdasannya kurang menonjol itu justru tahapan menggambarnya dua tingkat lebih tinggi dibanding murid yang saya pikir paling pandai di kelas.

Seandainya saja saya memberikan reaksi yang lain seperti :”Rimba, silakan dikembalikan helmnya karena sekarang saatnya kita belajar”, atau :”Maaf, silakan dikembalikan helmnya karena Rimba belum minta ijin bu guru”, atau yang lainya, mungkin saya tidak akan pernah tahu bahwa kecerdasan dia sudah lebih dari apa yang saya sangka karena pembahasan hari itu bukan tentang astronot atau roket. Atau barangkali saya membutuhkan lebih dari satu kalimat perintah untuk membuatnya mengembalikan helm ke tempat semula

Reaksi berbeda yang kita berikan ketika kita memandang bintang di kegelapan malam atau setitik noda di selembar kain putih ternyata akan memberikan hasil yang berbeda pula. Hidup ini indah, cobalah kita memandang sesuatu dari sisi yang lain, maka yang tampak bukan hanya sekedar 2 dimensi. Bukankah lebih seru ketika kita melihat film 3 dimensi???

karya : wijayanti.

Baca Juga : Pengertian Resensi

Dan itulah Pengertian cerita pendek (cerpen yang harus kamu tahu. Semoga bermanfaat bagi kamu semua.

Sampai jumpa

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com