Halo semua, kita bertemu lagi di ilmusaku, dengan bahasan baru yaitu Pengertian Paragraf Persuasi. Sebelum mulai, pernah sobat pernah meminta tolong ataupun meminta sesuatu pada seseorang ? Nah, bisa jadi kamu menlakukan Persuasi.

Persuasi atau Persuasif adalah Sikap mengajak, menyuruh ataupun membujuk seseorang.

Tapi apakah Paragraf Persuasi itu ? Untuk mengetahui lebih banyak tentang Teks Persuas,i mari kita simak bahasan berikut ini.

Pengertian Paragraf Persuasi

Pengertian Paragraf Persuasi

Pengertian paragraf Persuasi atau Teks Persuasi adalah sebuah teks atau Paragraf yang bertujuan untuk mengajak, menyuruh, atau membujuk orang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang disampaikan oleh penulis.

Menurut KBBI Persuasi sendiri adalah membujuk secara halus (supaya menjadi yakin). Jadi bisa dipastikan jika Teks Persuasi bersifat membujuk seseorang tapi secara halus.

Menurut Keraf (2011: 119) Persuasi bertujuan mengubah pikiran orang lain agar dapat menerima dan melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Teks persuasif bertujuan untuk meyakinkan pembaca bahwa ide, gagasan, atau pendapat dalam penulis dalam tulisannya itu benar sehingga pembaca melakukan apa yang menjadi ajakan dari tulisan tersebut.

Maka dari itu, banyak sekali kalimat persuasif yang digunakan dalam iklan atau imbauan khusus berupa paragraf atau teks Persuasi.

Tulisan pada teks persuasi juga bersifat subjektif karena isinya merupakan murni pandangan pribadi penulisnya mengenai suatu topik.

Pendekatan yang digunakan dalam Paragraf Persuasi adalah pendekatan emotif yang berusaha membangkitkan dan merangsang emosi.

Tujuan Paragraf Persuasi

  • Agar pembaca menerima pandang penulis akan sebuah topik yang tengah dibahas dalam tulisan.
  • Agar pembaca mau berpikir seperti penulis tentang topik atau masalah dalam tulisan.

Baca Juga : Menulis naskah drama

Struktur Penulisan Teks Persuasi

  • Judul (Berisi Pokok Bahasan Masalah yang sedang atau akan dibahas)
  • Alinea Pertama (Pembukaan, dimana kita mulai mencoba mengenalkan Isu)
  • Alinea Kedua ( Batang Tubuh berisi Rangkaian Argumen yang akan mendukung argumentasi kita,
  • Alinea Ketiga (Berisi Pernyataan Ajakan yang didorong oleh argumentasi kita)
  • Alinea Terakhir (Berupa penegasan kembali poin – poin dan pernyataan – pernyataan sebelumnya)

Syarat-Syarat Penyusun Paragraf Persuasi

  • Pilihan Kata, Dalam membuat teks persuasi kita harus memilih kata yang tepat untuk dapat membangkitkan emosi pembaca.
  • Menyusun Kalimat yang menggugah Emosi, kita juga harus bisa mengolah emosi pembaca dengan kalimat – kalimat yang menggugah emosi. Artinya, pembaca dapat mengobarkan atau meredam emosi pembaca dari tulisan yang kita buat.
  • Memiliki Bukti dan Fakta, Menambahkan bukti-bukti atau fakta untuk memperkuat gagasan dan argumentasi yang kita tulis dalam teks persuasi.

Baca juga : Menulis Teks Eksposisi

Kaidah Penulisan Paragraf Persuasi

Dalam menulis paragraf Persuasi kita diharuskan untuk mengikuti kaidah – kaidah yang berlaku diantaranya :

  • Menggunakan kata-kata bujukan, seperti contohnya penting, harus, sudah semestinya, sepantasnya, dan kata-kata bujukan lainnya.
  • Menggunakan kata kerja imperatif seperti contohnya jadikanlah, hendaknya, waspadalah.
  • Menggunakan kata-kata istilah yang sesuai dengan topik masalah yang kita bahas.
  • Menggunakan istilah Teknis yang sesuai dengan topik yang kita bahas.
  • Menggunakan kata-kata penghubung yang argumentatif seperti contohnya jika, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu.

Baca Juga : Membuat Teks Prosedural

Jenis-jenis Teks Persuasi

Contoh jenis – jenis dari teks Persuasi diantaranya :

  • Propaganda, jenis komunikasi yang akan berusaha untuk mempengaruhi pandangan serta reaksi, tanpa memperdulikan tentang nilai benar atau tidak benarnya pesan yang akan disampaikan.
  • Adventensi atau iklan, Persuasi jenis memanfaatkan paragraf Persuasi dalam dunia usaha untuk memperkenalkan dan mempromosikan sebuah produk barang ataupun jasa.
  • Persuasi Pendidikan, digunakan untuk memberikan atau mengajarkan sebuah kebenaran ataupun digunakan sebagai media pengajaran.
  • Kampanye, digunakan untuk media untuk mengkomunikasikan visi dan Misi partai politik ataupun politikus.

Baca juga : Menulis Paragraf Deskripsi

Contoh Paragraf Persuasi

Berikut ini adalah contoh dari paragraf Persuasi :

Pengembangan Literasi Indonesia

images 10 copy 1280x853 min
Sumber : cafdn.org

Sistem Pendidikan Indonesia yang ada sekarang ini masih belum memenuhi harapan. Hal ini dapat terlihat dari kurangnya budaya membaca berbagai kalangan pelajar di Indonesia, bahkan dalam sebuah laporan literasi Indonesia berada pada perangkat terendah di Asia setelah Filipina, Singapura dan Hongkong. Selian itu berdasarkan, Penelitian, nilai rata-rata tes anak untuk mata pelajaran bahasa Indonesia dan lainnya dari tahun ke tahun mengalami kemandegan.

Banyak penelitian yang menganggap jika anak – anak di Indonesia hanya dapat menguasai 30 Persen Materi Bacaan, bahkan mereka sulit sekali menjawab soal – soal berbentuk tulisan ataupun uraian – uraian yang memerlukan kemampuan membaca yang komprehensif.

Kenyataan ini disajikan bukan untuk mencari kesalahan penentu kebijakan atau keadaan dalam negeri, tapi semata – mata agar kita menyadari jika sistem pendidikan kita memerlukan perbaikan yang menyeluruh agar membaca bisa menjadi kebutuhan dan bukan lagi berupa slogan semata.

Oleh karena itu perlu kemauan semua pihak agar dapat meningkatkan mutu pelajaran dan budaya membaca negeri ini agar kita dapat mengurangi ketertinggalan dan keterbelakangan kita dari bangsa lainnya. Hak tersebut agar masa depan kita lebih cerah lagi.

Daftar Pustaka

  • Depdikbud. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
  • P.Tukan, S.Pd. 2002. Mahir Berbahasa Indonesia, SMA Kelas X. Jakarta. Yudistira.

Dan itulah kawan Pengertian Paragraf Persuasi semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kamu. Sampai jumpa di materi berikutnya.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks