Ilmusaku – Halo sobat, Mungkin banyak diantara kalian yang sering menyaksikan seni pertunjukan salah satunya yaitu pertunjukan Teater.

Tapi tahukan kamu apa pengertian Teater itu ?

Bagai yang Penasaran Mari kita Cari tahu sama – sama.

Pengertian Teater

Pengertian Teater
Sumber : Wikipedia

Pertama, Teater itu berasal dari kata di bahasa Yunani yaitu Theatron (θέατρον) yang memiliki arti ‘ dilihat’ atau ‘diamati’. Sedangkan secara Etimologis, bisa diartikan sebagai gedung atau panggung pertunjukan. Jadi, kita bisa simpulkan Pengertian teater sebagai sebuah pertunjukan di gedung atau panggung untuk di menghibur.

Terus apa bedanya dengan drama ?

Drama bisa dilakukan di mana saja sedangkan teater harus tampil di atas panggung sebagai tempat penampilannya. Selain itu dalam teater diperlukan lebih banyak elemen produksi dibandingkan drama biasa.

Baca juga : Pengertian Seni Sastra

Awal mula Teater

Pertunjukan teater Awalnya di lakukan oleh masyarakat Yunani Kuno sebagai upacara keagamaan untuk menghargai salah satu Dewa mereka yaitu Dionysus (Dewa Pesta Pora/ Wine).

Dan biasanya mereka lakukan dalam hari Raya Khusus Keagamaan.

Tapi selain teori yang tadi ada beberapa teori lain loh, tentang awal mula dibuatnya pertunjukan teater itu yaitu :

  1. Berawal dari nyanyian – nyanyian penghormatan terhadap leluhur.
  2. Berawal dari Kegemaran manusia untuk mendengarkan cerita – cerita.

FYI. Naskah tertua yang pernah di tulis untuk sebuah pertunjukan sendiri itu di tulis oleh pendeta yang bernama Ikher-nefert di jaman Mesir kuno. Yang berarti usia Naskah itu sudah lebih dari ribuan tahun. Wow!!

Unsur – Unsurnya Teater

Ada dua Unsur penting yaitu, Unsur Internal dan External

Unsur Internal adalah unsur yang sangat penting saat pertunjukan teater berlangsung loh sobat, karena tanpanya pertunjukan kita tak agar berjalan secara baik.

Dan unsur internal dalam teater itu berupa :

  1. Naskah : Karena sebuah pertunjukan mesti memiliki sebuah cerita untuk di sampaikan
  2. Pemain : Tanpa pemain siapa yang akan memainkan cerita tersebut ?
  3. Sutradara : Karena sebuah pertunjukan harus di kontrol agar dapat berjalan dengan baik.
  4. Properti : sebuah pertunjukan yang baik pasti memiliki banyak sekali alat untuk dapat mendukung cerita.
  5. Penataan : orang – orang di belakang panggung yang bertugas mendukung acara agar lebih baik.

Sedangkan, Unsur external itu adalah sebuah unsur yang penting sebelum dan sesudah pertunjukan berakhir. dan unsur ekternal itu berupa :

  1. Produser : yang memiliki kewajiban dan jasa untuk membuat pertunjukan teater dapat terwujud menjadi sebuah pertunjukan nyata
  2. Staf Produksi : Orang yang memastikan properti (panggung, kostum dan lainnya) dan urusan di belakang panggung siap sedia sebelum dan saat pertunjukan berlangsung.

Fungsi Teater

Selain untuk menghibur ini beberapa Fungsi lainnya, seperti :

  1. Sebagai alat pendidikan
  2. Sebagai sarana penyampaian pesan (kritik sosial)
  3. Sebagai media hiburan
  4. Sebagai media penyampaian ekpresi jiwa

Simbol dan Nilai dalam Teater

Teater sebagai sebuah seni pertunjukan tidak terlepas dari aspek tanda dan simbol kehidupan manusia.

Simbol dan Nilai itu sifatnya universal dan merupakan dasar dari semua komunikasi.

Dan, Komunikasi itu adalah sebuah proses penyampaian informasi, ide,, emosi, gagasan, keahlian, dan lain – lain melalui penggunaan simbol – simbol berupa gambar, peralatan, warna, bahkan hanya sebatas garis dan titik.

Berikut ini beberapa simbol dalam pertunjukan diantaranya :

  • Simbol atau nilai Filosofis, Contoh : api menggambarkan kemarahan dan air menggambarkan ketenangan
  • Simbol atau perlambang simbol khusus, Contoh seorang aktor yang menirukan rona wajah seseorang untuk menyampaikan pesan.
  • Simbol atau perlambangan musik, Contoh musik hingar bingar menggambarkan kebahagiaan

Sedangkan menurut Aristoteles, Nilai estetis dalam teater dapat terlihat dan dinikmati jika sebuah pertunjukan teater memiliki kesatuan tempat, waktu dan peristiwa

Apa saja Jenis – Jenisnya ?

Secara umum, seni pertunjukan teater dapat kita bagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • Yang pertama, Tradisional

ialah segala bentuk pertunjukan yang para pemainnya berasal dari tempat itu sendiri sesuai dengan adat istiadat kebudayaan daerah setempat.

  • Yang Kedua, Modern

Teater modern merupakan jenis pertunjukan yang tumbuh dan berkembang di tengah keramaian kota dengan adanya pengaruh dari teori Barat. Cerita yang dipentaskan bersumber dari sebuah karya sastra atau peristiwa sehari-hari.

Contoh – Contoh Pertunjukan Teater Tradisional dan Modern

  1. Ketoprak (tradisional)
Ketoprak
Ketoprak

Ketoprak adalah seni pertunjukan tradisional yang berkembang pesat di Jawa tengah, awal mula keberadaan ketoprak diyakini berasal dari daerah surakarta.

2. Teater Koma (Modern)

Teater Koma adalah sebuah kelompok seni yang berdiri pada 1 Maret 1977 di Jakarta. Sebagai kelompok yang sudah cukup tua, Teater ini memiliki reputasi yang cukup bagus di kancah perteateran Indonesia.

download copy 1280x958 min
wikipedia.com

Kesimpulannya pengertian teater adalah suatu kebudayaan yang memiliki sejarah panjang dan memiliki berbagai nilai dan simbol dan nilai yang memiliki fungsi untuk kebudayaan indonesia dan Dunia.

Andika Pratama
Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Enable Notifications    OK No thanks