Skizofrenia adalah – Faktor dan 3 Gejala yang Wajib diketahui

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang Skizofrenia adalah – Faktor, 3 Gejala hingga Ciri yang wajib kita ketahui untuk tentang gejala Psikologis ini. Hingga kita dapat mengetahui dan memahami tentang perasaan penderita dan juga Penyintas Skizofrenia.

Umumnya, seseorang yang mengalami gejala skizofrenia juga mengalami gejala psikosis, yaitu kesulitan membedakan antara kenyataan dengan pikiran pada diri sendiri.

Tapi apa sih Skizofrenia ini ? dan apa saja penyebab, gejala dan Faktornya ? Mari kita simak sama – sama, Penjelasannya.

Pengertian Skizofrenia adalah

Sumber : helpguide.org

Skizofrenia adalah gangguan mental dan kejiwaan yang memengaruhi cara berpikir karena mengalami depresi, halusinasi, delusi dan perubahan sikap yang berlangsung tiba – tiba.

Menurut statistik dari retink.org, Dari 100 orang di Dunia hampir dipastikan terdapat 1 orang yang mengalami gangguan skizofrenia, entah itu dengan kadar ringan ataupun berat.

Seperti yang terjadi baru – baru ini dilansir tvOnenews.com (07/09/2021) dimana orang tua yang mencongkel mata anaknya untuk tumbal pesugihan, di diagnosa mengidap Skizofrenia.

Menurut Organisasi kesehatan Dunia WHO, Skizofrenia sebagai gangguan mental kronis telah mempengaruhi 20 juta orang di seluruh dunia sampai hari ini.

Obat dari Skizofrenia mungkin belum ditemukan, tapi kita dapat meminimalisir gangguannya dengan berkonsultasi dengan dokter dan Psikiater, untuk mendapatkan obat medis.

Baca juga : Pengertian Psikologi adalah.

Faktor Penyebab Skizofrenia.

sumber : freepik.com

Tidak ada yang tahu persis apa yang menyebabkan orang mengalami skizofrenia, tapi dari beberapa penelitian dan temuan di temukan beberapa kemungkinan, tentang faktor penyebab Skizofrenia . Beberapa diantaranya yaitu :

  • Stres – Beberapa orang dapat mengalami Gejala Skizofrenia dikarenakan peristiwa yang mengakibatkan mereka mengalami stress berat seperti kehilangan anggota keluarga atau kehilangan pekerjaan.
  • Genetika – seseorang lebih rentan menderita skizofrenia jika ada dari anggota keluarga mereka yang menderita skizofrenia.
  • Kerusakan otak – biasanya terjadi dari mulai dalam kandungan karena terjadinya Komplikasi Kehamilan atau Persalinan, seperti paparan racun dan virus atau karena si ibu menderita pendarahan saat melahirkan ataupun kekurangan nutrisi
  • Narkoba dan alkohol – orang – orang yang sering menggunakan obat – obatan dan minum – minuman keras rentan mengalami gangguan.
  • Masa kecil yang sulit – jika mengalami masa sulit saat masih kecil seperti mengalami pelecehan seksual dll.
  • Faktor Kimia pada Otak – Ketidakseimbangan kadar serotonin dan dopamin pada otak salah satu penyebab meningkatkannya risiko penderita skizofrenia.

3 Gejala Skizofrenia

Pada umumnya Gejala skizofrenia digambarkan sebagai gejala positif, gejala negatif dan Gejala Kognitif.

Berikut penjelasan dari 3 gejala tersebut.

Gejala Negatif Skizofrenia

Gejala Negatif Skizofrenia ini biasanya terjadi di masa awal sebelum terjadinya peristiwa – peristiwa Psikosis. Saat mengalami gejala Negatif Skizofrenia ini beberapa sifat dan kemampuan dan kenikmatan dalam menjalani hidup menghilang atau berkurang.

Ketika mengalami Gejala negatif adalah kamu kehilangan keinginan untuk melakukan sesuatu, kehilangan motivasi untuk melakukan sesuatu dan mulai menarik diri dari pergaulan. Gejala ini sering kali bertahan lebih lama dari gejala positif.

Berikut ini adalah beberapa contoh gejala negatif.

  • Sikap Apatis
  • Afek Tumpul – menunjukkan ekspresi datar atau sedikit emosi.
  • Kehilangan minat dalam hidup dan aktivitas
  • Masalah berkonsentrasi
  • Perubahan pola tidur Anda
  • asosial – tidak ingin bersosialisasi dengan orang lain.
  • Merasa tidak nyaman bersama orang lain.
  • Alogia – Tidak bisa berkata apa-apa
  • Anhedonia – Kehilangan perasaan untuk merasakan kesenangan.
  • Tidak memiliki energi.

Gejala negatif skizofrenia seringkali muncul beberapa tahun sebelum seseorang mengalami episode psikosis pertamanya

Gejala Positif Skizofrenia

Sedangkan gejala positif skizofrenia adalah Gejala Psikosis yang dialami oleh penderita. Ketika mengalami gejala positif, Fungsi otak dari penderita skizofrenia akan bekerja lebih aktif atau bisa dikatakan berlebihan.

Hingga mengalami beberapa episode berikut ini.

  • Halusinasi, Ini adalah saat penderita melihat, mencium, mendengar, atau merasakan hal-hal yang tidak di alami oleh orang lain
  • Delusi, meyakini sesuatu yang tidak berbasis dengan realita dan sering mendengar hal – hal yang tidak ada. Seperti Supranatural dan lain sebagainya.
  • Pemikiran yang tidak beraturan. Artinya penderita tak bisa mengucapkan apa yang ada dipikirannya dan mulai berganti – ganti topik dan lain sebagainya.

jika mengalami gejala diatas di harapkan untuk mengunjungi dan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan resep obat.

Gejala Kognitif Skizofrenia

Jenis gejala Kognitif dapar menimbulkan masalah pada proses atau cara berpikir. gejala yang mungkin timbul di antaranya adalah masalah dalam mengolah informasi, kesulitan berkonsentrasi, ataupun memori ataupun ingatan.

Jenis-jenis skizofrenia.

Sumber : freepik.com

Menurut ICD-10 yang diterbitkan oleh WHO ada beberapa jenis Skizofrenia yaitu :

  • Skizofrenia paranoid adalah ketika seseorang mengalami gejala positif seperti delusi yang membuat mereka paranoid.
  • Skizofrenia hebefrenik, adalah ketika penderita mengalami pikiran, pembicaraan dan perilaku kacau serta tidak logis.
  • Skizofrenia katatonik adalah ketika Terjadinya penurunan dramatis dalam aktivitas dan sosialisasi dan cenderung menarik diri. Hingga akhirnya benar-benar berhenti. 
  • Skizofrenia sederhana, ketika Gejala negatif menonjol lebih awal dan memburuk dengan cepat dan gejala positif jarang terjadi.
  • Skizofrenia tak terdiferensiasi, memiliki beberapa tanda skizofrenia paranoid, hebefrenik atau katatonik, tetapi tidak jelas cocok dengan salah satu dari jenis ini saja.
  • Skizofrenia residual, dimana ketika gejala negatif yang lebih menonjol dari penderita.
  • Skizofrenia senestopatik, ketika orang mengalami sensasi tubuh yang tidak biasa.
  • Skizofreniform, jenis penyakit psikotik dengan gejala yang mirip dengan skizofrenia. Tetapi berlangsung untuk waktu yang singkat.
  • Skizofrenia tidak spesifik, atau mengalami berbagai gejala diatas tapi tidak dapat dikategorikan dalam kategori lainnya.

Mitos Salah Tentang Penderita Skizofrenia.

Ada beberapa mitos yang menghantui para Penyintas Skizofrenia yang harus kita hilangkan yaitu :

  • Penderita Skizofrenia Memiliki Kepribadian yang ganda. Nyatanya Skizofrenia tidak mengalami dua kepribadian hanya gangguan berpikir, halusinasi dan delusi.
  • Skizofrenia Jarang Terjadi, nyatanya hampir 20 juta orang mengalami gejala dan harus hidup dengan Skizofrenia.

Kesimpulan

Orang yang memiliki gejala Skizofrenia dan Para Penyintas Skizofrenia sering mengalami Stigma, diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia karena kekurangan informasi tentang ini.

Padahal Skizofrenia dapat di obati melalui obat-obatan dari dokter dan dukungan psikososial efektif dan juga lingkungan keluarga yang mendukung.

Jadi perlu adanya edukasi yang jelas pada masyarakat untuk dapat melindungi orang – orang yang memiliki gejala Skizofrenia ini.

Baca juga : Pengertian Kompulsif dan Impulsif.

Dan itulah kawan Penjelasan tentang Skizofrenia adalah, semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version