Street level bureaucracy adalah – 7 Karakteristik dan Contoh

Halo sobat Kali ini kita akan membahas tentang Street level bureaucracy, sebuah sistem birokrasi di tingkatkan paling bawah yang menjadi salah satu cara untuk mewujudkan good Government dan good Birokrasi tempat di masyarakat.

Birokrasi adalah sebuah mesin penggerak sebuah kebijakan. Artinya, segala kebijakan yang dibuat oleh elit politik akan dieksekusi atau dijalankan melalui birokrasi. orang yang bekerja di dalam menjalankan roda birokrasi disebut sebagai birokrat.

Birokrasi sendiri adalah kunci utama dalam pelaksanaan pemerintahan. Tanpa birokrasi, segala arah kebijakan yang dibuat oleh elit politik atau pejabat akan mengalami kendala atau bahkan tidak dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Harold Laswell (1956), implementasi kebijakan politik merupakan salah satu bagian dari beberapa tahapan yang harus dilalui dari keseluruhan proses perurnusan kebijakan publik, selain pembuatan agenda kebijakan, formulasi, legitimasi, dan evaluasi. Dan itu melalui Birokrasi.

Nah salah satu cara pelaksanaan Birokrasi ini yaitu Birokrasi tingkat jalanan yang dalam implementasinya terjadi di level bawah dan menurut Michael Lipsky birokrasi ini terjadi pada petugas polisi, penjaga perbatasan, pekerja sosial, guru dan lain – lainnya.

Pengertian Street level bureaucracy adalah

Street level bureaucracy
Sumber : http://tribratatangkab.com/2016/01/18/sentra-pelayanan-kepolisian-terpadu-spkt-polsek-pasarkemis/

Street level bureaucracy atau Birokrasi tingkat jalanan (SLB) adalah implementasi birokrasi yang terjadi di badan publik atau lembaga pemerintah yang memiliki kontak langsung dengan anggota masyarakat umum. Seperti yang terjadi pada Polisi, Guru, Pegawai Tiket dan lain – lainnya.

Menurut Nugroho (2012) Street level bureaucracy ini memiliki peran penting dalam implementasi kebijakan yang berjalan di kehidupan masyarakat sehari-hari karena sifatnya rutin dan dapat mempengaruhi persepsi dan pandangan masyarakat pada pemerintah.

Menurut Hjern (dalam Kholifah, 2013) Birokrasi tingkat jalanan merupakan aktor yang terkena langsung dampak kebijakan, perlu dilibatkan dan menjadi kunci keberhasilan dalam implementasi kebijakan.

Birokrat tingkat jalanan (SLB) memiliki peran penting sebagai penghubung antara pembuat kebijakan (pemerintah pusat) dan warganya. Para PNS atau Pegawai Negeri Sipil mengimplementasikan keputusan kebijakan yang dibuat oleh pejabat negara dalam pelayanan publik dan/atau oleh pejabat terpilih.

Baca juga : Pengertian Politik adalah

Teori Street Level bureaucracy (SLB)

Screenshot 20211224 203055 2 min

Birokrasi tingkat jalanan dikembangkan oleh seorang Amerika, Michael Lipsky saat meneliti tempat kerja dalam hal dilema sistematis dan praktis yang harus diatasi oleh karyawan, dengan fokus khusus pada layanan publik seperti kesehatan, kepolisian, dan pendidikan.

Lipsky menganggap guru, polisi, pegawai departemen kesejahteraan, pegawai rendahan pengadilan, kantor jasa hukum sebagai birokrat tingkat ‘jalanan’ (street level bureaucrat) yang memiliki karakteristik sama secara umum dengan birokrat lain pada tataran pelaksana.

Teori ini didasarkan pada gagasan bahwa pelayanan publik mewakili ‘sebuah pertambangan batubara kesejahteraan di mana kerja keras, hal – hal kotor dan berbahaya dari negara terjadi.

Hal ini berdasarkan pengamatan Lipsky birokrasi level bawah yaitu :

  • Permintaan dari klien akan selalu melebihi pasokan karena sumber daya yang terbatas (biaya, waktu, atau akses layanan). Sebagian besar klien tidak dapat memperoleh layanan serupa di tempat lain (seperti alternatif swasta untuk organisasi negara). Akibatnya, karyawan harus menggunakan ‘pemrosesan massal’ karena merasa kasus klien yang berlebihan.
  • Karyawan harus menggunakan kebijaksanaan pribadi mereka untuk menjadi ‘penemu strategi inventif’ dengan mengembangkan cara kerja untuk menyelesaikan beban kerja yang berlebihan, kasus yang kompleks, dan target kinerja yang ambigu.
  • karyawan berkompromi dengan kualitas pekerjaan mereka.

Dengan adanya realitas birokrat street level itu, Lipsky mengusulkan dua cara untuk mengurangi ketegangan dan ketidakpuasan klien dan membuat birokrat tingkat jalanan lebih akuntabel yakni dengan peningkatan partisipasi klien dalam pengambilan keputusan lembaga dan kemunculan birokrat profesional yang terampil, berkomitmen dan juga profesional.

Karakteristik birokrat tingkat jalanan

Dengan demikian dapat dirumuskan karakteristik birokrat tingkat jalanan adalah :

  • Berdasarkan posisinya pada warga negara, birokrat tingkat jalanan memiliki peluang untuk memengaruhi penyampaian kebijakan publik.
  • Pekerja garis depan bertanggung jawab banyak kegiatan yang paling sentral dari lembaga-lembaga publik, dari menentukan kelayakan program untuk mengalokasikan keuntungan, menilai kepatuhan, pemberian sanksi dan membebaskan individu dan bisnis dari hukuman.
  • karena kegiatan ini melibatkan interaksi langsung dengan warga, pekerja lini depan juga menerapkan kebijaksanaan yang cukup besar.
  • Sebagian besar output dari lembaga-lembaga publik mengambil bentuk jasa tidak berwujud dan kegiatan penegakan hukum, kualitas yang sulit untuk menilai dan memantau.
  • Ketika output ini melibatkan kontak langsung dengan warga, kemampuan pengawas untuk memantau dan mengarahkan kegiatan staf terbatas.
  • Proses ini membutuhkan layanan ‘mengubah orang’ dan regulasi lini depan pekerja untuk terlibat dalam proses produksi bersama dengan bahan baku mereka, pekerja jarang dapat menghasilkan hasil-hasil kebijakan yang diinginkan tanpa kerjasama aktif dari individu yang penerima manfaat masyarakat jasa atau sasaran peraturan publik.
  • saling ketergantungan ini memunculkan variabilitas yang besar dan ketidakpastian dalam pekerjaan birokrat tingkat jalanan. Hal ini juga sangat meningkatkan kebutuhan mereka dan peluang mereka untuk melakukan penilaian.

Contoh Street Level bureaucracy

  • Pembuatan SIM dan STNK oleh Polisi
  • Pemberian Nilai oleh Guru
  • Pelaksanaan vaksinasi masal oleh tenaga kesehatan.

Baca juga : Pengertian Hukum Perdata dan Pidana adalah.

Dan itulah kawan Street level bureaucracy adalah semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com.

Sumber :

  • Borowski, Allan. 1980. “Street-Level Bureaucracy: Dilemmas of the Individual in Public Service.” Annals of the American Academy of Political and Social Science 452 (Nov): 193-194.
  • Lipsky, Michael. Street-Level Bureaucracy, Dilemmas of the Individual in Public Services. New York. Russel Sage. 1980.
  • Kholifah, Emy. PEMIKIRAN KRITIS TENTANG BUREAUCRAT STREET LEVEL THEORY OLEH MICHAEL LIPSKY. Jurnal disini.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com