Teori X dan Y Motivasi Pegawai dalam Organisasi

Halo Sobat kali ini kita akan membahas tentang Teori X dan Y Motivasi Pegawai dalam Organisasi. Karena dalam sebuah organisasi, pemimpin yang baik dapat mampu membawa organisasi yang dibawahinya mencapai tujuan dan kesuksesan dengan memberikan Motivasi kepada Pegawainya.

Menurut Teori Komunikasi Organisasi Kontemporer Tennembaum, Weshler dan Massarik ( Pace 1983) Kepemimpinan adalah pengaruh antarpersona untuk memelihara situasi dan penugasan melalui proses komunikasi terhadap pencapaian suatu tujuan khusus atau berbagai tujuan yang bersifat Interpersonal.

Kepimpinan yang efektif adalah dengan cara melakukan komunikasi mempengaruhi bawahannya. Dengan demikian sasaran Pemimpin adalah mempengaruhi seseorang atau adanya perubahan dalam perilaku bawahan yang dapat menguntungkan perusahaan. Yang maksudnya dapat memotivasi karyawan untuk dapat bekerja lebih untuk perusahaan.

Teori X dan Y Motivasi Pegawai dikemukakan oleh Douglas McGregor (1960) seorang Profesor Manajemen dari MIT yang digunakan untuk mengetahui Motivasi Para Pekerja saat bekerja dibawah tekanan pemimpin dan perusahaan.

Menurutnya Seorang manager dan gaya kepemimpinannya dapat mempengaruhi bawahan atau pengikutnya dengan didasari beberapa asumsi, Motivasi dan Motif mereka.

Teori X dan Y MC Gregor ini dipengaruhi oleh Hirarki Kebutuhan Maslow. Menurut Maslow, manusia dimotivasi oleh tingkat yang belum mereka capai, dan aktualisasi diri tidak dapat dipenuhi sampai setiap tingkat yang lebih rendah telah terpenuhi.

Untuk Mengetahui lebih lanjut tentang Teori X dan Y Motivasi Pegawai ini mari kita simak penjelasannya berikut ini

Teori X dan Y Motivasi Pegawai MC Gregor dalam Organisasi

Pemimpin Memotivasi Karyawan

Teori X Mc Gregor.

Sumber : pexel.com

Teori X McGregor ini berasumsi bahwa karyawan adalah Mesin yang memerlukan penanganan cukup besar dengan kontrol eksternal dalam hal ini kontrol dari Manager ataupun Supervisor.

Teori X berasumsi bahwa karyawan adalah alat produksi, dimotivasi Karena takutnya hukuman, atau dibangkitkan minat karena uang dan Keamanan (Jabatan, Pekerjaan dll)

Pemimpin yang memiliki Pandangan Teori X ini cenderung tertutup membuat dan memberlakukan peraturan secara ketat, dan Menggunakan ancaman hukuman dengan tujuan memotivasi pekerja hingga mereka sering dicap otoriter.

Asumsi Teori X McGregor adalah:

  • Banyak karyawan berpikir bekerja adalah tidak menyenangkan dan mencoba untuk menghindari pekerjaan;
  • Banyak karyawan lebih suka tidak diperintah dan harus sering dipaksa Untuk mengerjakan pekerjaan mereka;
  • Banyak karyawan tidak ambisius bekerja dan tidak menginginkan sebuah tanggung jawab;
  • Banyak karyawan termotivasi oleh keinginan mereka mencukupi Kebutuhan dasar dan kebutuhan keselamatan-keamanan;
  • banyak karyawan harus dikontrol secara ketat dan tidak memiliki Kapasitas pemecahan masalah dalam organisasi.

Baca juga : 5 Arah Komunikasi organisasi

Teori Y MC Gregor.

Sumber : freepik.com

Teori Y MC Gregor ini berasumsi bahwa karyawan adalah seperti organisasi yang dapat tumbuh secara biologis, yang tumbuh berkembang dan menjalankan kontrol.

Asumsi Teori Y, dalam kaitannya dengan hierarki Maslow, menekankan pada kebutuhan tingkat karyawan yang lebih tinggi, seperti kebutuhan penghargaan dan aktualisasi diri.

Manajer yang memiliki pandangan dalam Teori Y ini melihat bahwa karyawan memiliki Bermacam – macam kebutuhan dan bermacam – macam kepribadian.

Mereka percaya pekerjaan manajer adalah mengoganisasikan dan mengelola pekerjaan, yang mana organisasi dan karyawan Dapat memperoleh kepuasan yang mereka perlukan.

Manajer Teori Y Menganggap bahwa personal dan tujuan organisasional menjadi harmonis. Beberapa personal dan beberapa tujuan organisasional mungkin bertentangan.

manajer yang berpandangan Teori Y ini beranggapan bahwa pekerjaan dan karyawan merupakan syarat untuk mencapai tujuan organisasi, Mendorong karyawan untuk dapat berbagi dan mencurahkan ide dalam proses pengambilan keputusan dan mencari standar yang ideal (tinggi).

Asumsi Teori Y MC Gregor adalah

  • Banyak karyawan berpikir bahwa pekerjaan adalah proses yang berlangsung secara alami. Jika pekerjaan mereka dirasa tidak menyenangkan, berarti cara bekerja tersebut di organisasi kurang pas;
  • Banyak karyawan merasa memiliki kontrol diri dalam melakukan pekerjaan yang wajar;
  • Banyak karyawan dimotivasi terutama oleh minat mereka untuk penerimaan sosial, diakui dan memiliki prestasi.
  • Banyak karyawan dapat menerima dan memiliki rasa tanggung jawab, jika mereka merasa Kelayakan supervisi, manajemen dan kepemimpinan dilaksanakan Dengan baik;
  • Banyak karyawan memiliki kemampuan memecahkan berbagai masalah Secara kreatif dalam suatu organisasi untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam kontribusi mereka bagi perusahaan.

Baca juga : Struktur organisasi stasiun Televisi dan Tugasnya.

Dan itulah kawan Pembahasan mengenai Teori X dan Y Motivasi Pegawai MC Gregor semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com.

Sumber :

  • Pace, R Wayne. (1983). Organizational Comminication, Foundation for Human Resource Development. Englewood Cliff, New Jersey: Prentice Hall.
About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version