Tips Bercocok Tanam Dengan Cara Hidroponik, Cocok Untuk Pemula

Halo semua, kali ini kita akan membahas tentang cara bercocok tanam dengan cara Hidroponik yang banyak disebut sebagai menanam dengan cara modern.

Perkembangan teknologi mempengaruhi cara bercocok tanam. Nah, bercocok tanam dengan cara hidroponik menjadi pilihan bagi orang – orang yang hobi menanam tumbuhan tapi tak memiliki lahan yang mencukupi untuk di tumbuhi tanaman.

Hidroponik sendiri berarti budidaya tanaman dengan memanfaatkan air tanpa penggunaan tanah dan dengan menekankan cara pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman itu sendiri.

Selain itu, meski menggunakan air ternyata Penggunaan dan Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air bagi tanaman yang di tanam di tanah.

Karena Hidroponik menggunakan sedikit air, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas atau juga cocok untuk tanaman hias.

Dan untuk kamu saya sudah mengumpulkan tehnik bercocok tanam dengan cara hidroponik. Seperti berikut ini.

Teknik Bercocok Tanam Dengan Cara Hidroponik

Bercocok tanam dengan cara hidroponik
Sumber : tokopedia.com

Nah kawan dalam dunia perkebunan dan tanaman hidroponik terdapat beberapa cara ya g dapat kamu lakukan selain itu cara – cara di awan ini sangat mudah diaplikasikan dan gampang di buat.

Berikut 3 Cara Bercocok Tanam dengan cara hidroponik :

NFT (Nutrient Film Technique)

Sistem nft
Sumber : shopee.com

NFT adalah salah satu metode budidaya tanaman dengan cara hidroponik dengan memperdayakan akar tanaman itu sendiri. Dengan cara menumbuhkan akar pada lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi udara dan air dengan baik sehingga tanaman dapat memperoleh cukup air, nutrisi dan oksigen.

Cara ini mungkin terlihat rumit untuk dibuat tapi sebenarnya sangat mudah untuk dilakukan loh, berikut inilah caranya :

Cara bertanam menggunakan cara NFT.

  • Kalian Siapkan pipa, talang, dan pompa.
  • Lubangi pipa sejajar, pastikan ukuran setiap lubang sama.
  • susun pipa miring agar air nutrisi bisa mengalir
  • Siapkan penampung pada ujung pipa ditempat yang lebih rendah.
  • Pasang pompa untuk mengalirkan air agar alirannya maksimal.
  • Pastikan akar mendapatkan sirkulasi air, nutrisi dan udara secara baik.

Sistem DFT (Deep Flow Technique)

Sistem DFT
Sumber : YouTube

DFT adalah cara berkebun hidroponik di mana tanaman ditanam di tempat air dangkal, dan larutan nutrisi terus mengalir di sekitar akar tanaman. Hingga dapat tumbuh optimal karena mendapatkan nutrisi yang cukup.

Sistem ini ideal untuk tanaman tanpa sistem akar yang dalam, dan tanaman yang memiliki siklus tumbuh cepat. Seperti selada, sawi, pakcoy, dll.

Hingga dengan teknik ini kamu dapat memanen tanaman yang kamu tanam dengan lebih cepat.

Baca juga : Cara menanam Bawang

Cara Bertanam dengan Sistem DFT :

  • Persiapkan alat Pipa dan Pompa
  • Potong pipa dengan ukuran yang sama
  • Lubangi pipa seukuran sama
  • Sambungkan antara pipa sejajar (lurus) dengan pipa lainnya dan juga pasangkan dengan tempat pompa.
  • biarkan air mengalir
  • Pastikan akar mendapatkan air nutrisi dan sirkulasi yang cukup.

Sistem WICK.

Sistem WICK
Sumber : pinterest

Wick System adalah sistem hidroponik paling sederhana. Pada dasarnya dengan sistem ini kamu hanya membutuhkan sumbu yang dapat menghubungkan larutan nutrisi pada bak penampung dengan tanam.

Sistem ini adalah sistem yang pasif yang berarti tidak ada bagian yang bergerak. Larutan nutrisi ditarik ke media tanam dari bak/tangki penampung melalui sumbu. Air dan nutrisi akan dapat mencapai akar tanaman dengan memanfaatkan daya kapilaritas pada sumbu.

Cara bertanam :

  • Potong botol bekas menjadi 2 bagian.
  • Lubangi botol
  • Gabungkan ke dua bagian botol.
  • Pasang sumbu kompor pada lubang di botol, pastikan sumbu menyerap air nutrisi.
  • Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan menambahkan tanah secukupnya.
  • Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi.

Baca juga : Cara menanam Daun Bawang

Resiko Hidroponik

Meski terlihat canggih dan efektif, bukan berarti penggunaan teknik Hidroponik akan selalu mendapatkan hasil yang bagus. Karena jika terjadi kesalahan sedikit saja dalam melakukannya Tumbuhan yang kamu tanam malah mati dan layu.

Jadi pastikan untuk memperhatikan hal – hal berikut ini :

  • Selalu perhatikan temperatur air
  • Hindari akar terendam air.
  • Pastikan kadar oksigen larut cukup
  • Pastikan tanaman tidak terpapar zat kimia berbahaya.

Nah itulah teknik bercocok tanam dengan cara hidroponik yang cocok untuk pemula. Gampang bukan. Kalian bahkan tak perlu memiliki lahan yang luas untuk mengaplikasikan cara – cara diatas. Yang perlu diperhatikan adalah saluran air dan penyiapan nutrisi untuk tanaman.

Semoga dengan informasi ini bisa membantu kamu dalam mengembangkan hobi kamu dalam bercocok tanam.

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com