Ads ad-300x250

Usaha Retail adalah – Jenis Retail, 7 Strategi dan Contoh

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Usaha Retail adalah atau Retailing, dan juga 5 jenis Retail yang ada dan sering kita jumpai di masyarakat begitu pula contohnya.

Karena sering kita menemukan berbagai jenis retail di kehidupan ekonomi masyarakat sehari-hari, mulai yang menawarkan produk ataupun servis. Dan bahkan beberapa Retail memiliki produk dan brand value yang sangat kuat di masyarakat kita.

Namun belum banyak orang yang mengetahui tentang pengertian usaha retail sendiri, padahal usaha ini termasuk jenis usaha yang dapat mengundang banyak keuntungan.

Jadi untuk mengetahui lebih banyak tentang pengertian retailing ini, mari kita simak penjelasannya bersama – sama.

Pengertian Retailing

sumber : cadsonline.com

Retailing adalah merupakan semua kegiatan penjualan barang ataupun kelompok jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk pemakaian pribadi dan rumah tangga, bukan untuk keperluan bisnis.

Bila Produsen, pabrik, wholesaler atau retail store menjual sesuatu kepada konsumen untuk pemakaian non bisnis, maka berarti mereka telah melakukan penjualan secara eceran atau Retailing.

Untuk itu Usaha Retail ini disebut juga sebagai pengecer, karena mereka langsung berhubungan dengan konsumen. Berbeda dengan Wholesale atau grosir yang dimana pembeli harus membeli secara besar atau grosir.

Baca juga : Produksi dan Produk adalah

Usaha Retail Adalah

Sumber : pexel.com

Usaha Retail adalah perusahaan atau wirausaha yang memiliki fungsi menjual produk kepada konsumen akhir untuk pemakaian pribadi dan rumah tangga. Usaha Retail ini disebut juga sebagai retailer.

Penekanan pada fungsi ini untuk menunjukkan bahwa retailer merupakan institusi yang dapat berdiri sendiri (independen). Ini pula yang membedakan Retailer dengan Produsen ataupun Petani yang harus memproduksi produk mereka. Meski ini tidak berlaku terhadap bisnis servis Retail.

Fungsi Utama Retailing

Ada empat fungsi utama dalam retailing, yaitu:

  • Membeli dan menyimpan barang.
  • Memindahkan hak milik barang tersebut kepada konsumen akhir.
  • Memberikan informasi mengenai sifat dasar dan pemakaian barang
  • tersebut.
  • Memberikan kredit kepada konsumen (dalam kasus tertentu)

Jenis Retail

Ritel memiliki banyak bentuk dan ukuran; masing-masing memiliki kelebihan. Tergantung pada jenis bisnisnya. Nah berikut ini adalah beberapa jenis retail

Pengecer Independen

Pengecer Independen adalah seseorang yang membangun bisnisnya sendiri, independen dan tanpa afiliasi. Biasanya, pemilik harus melakukan sendiri, tetapi dia mungkin saja memiliki asisten atau mempekerjakan pembantu. Pengecer Independen ini sering kita temukan di kehidupan sehari-hari untuk sekedar membeli kopi ataupun teh.

Contoh retail adalah :

  • Warung,
  • Toko Kelontong
  • Toko Pulsa
  • Pet Shop

Waralaba

Pernahkah kamu memakan ayam goreng KFC, Burger dari McDonald’s atau Burger King ataupun Pizza dari Pizza HUT dan Domino’s ? Pasti pernahkan. Tapi tahukah kamu apa kesamaan dari mereka ? Iya bisnis model yang mereka gunakan adalah bisnis waralaba.

Waralaba (franchising), yaitu suatu sistem pemasaran atau distribusi barang dan jasa, di mana sebuah perusahaan induk (franchisor) memberikan izin kepada individu atau perusahaan lain (franchisee) untuk melakukan suatu sistem usaha tertentu melalui cara yang sudah ditentukan, selama waktu tertentu dan di suatu tempat tertentu pula.

Biasanya izin ini termasuk nama merek dagang, serangkaian produk yang sudah ditentukan, dan konsep bisnis yang sudah mapan duluan.

Contoh Bisnis Waralaba :

  • Yogya Mart
  • Transmart
  • Indomaret
  • Alfa Mart

3 Bentuk Sistem Waralaba :

Dalam sebuah bisnis waralaba terdapat 3 bentuk yang dapat kamu pilih sebagai berikut :

  • Product franchise, dimana seseorang membeli izin untuk menjual dan memproduksi sebuah produk. Contohnya adalah izin menjual produk Coca Cola dll, menjual produk Honda dll.
  • Business format franchising, Dalam bentuk ini, franchisor mengembangkan dapat mengembangkan usahanya dengan membuka outlet yang dikelola oleh franchisee yang berminat membuka usaha dengannya. Contohnya adalah outlet KFC (luar negeri) atau dbest’o ataupun Ayam Sabana.
  • Business opportunity venture. Franchisor merancang suatu sistem jalur distribusi, lalu franchisee mendistribusikan barang/jasa sesuai dengan sistem yang telah ditetapkan oleh franchisor. Contohnya berbagai peralatan atau aksesoris handphone resmi untuk Samsung ataupun Apple dan distribusi komponen kendaraan bermotor.

Existing Retail Business

Bisnis model ini adalah ketika mengambil alih sebuah toko retail yang sudah memiliki nama, dibandingkan memulai dari awal lagi.

Corporate chain

Corporate chain, yaitu suatu kelompok usaha yang terdiri dari dua atau lebih usaha/bisnis yang saling berkaitan atau berhubungan dalam satu manajemen yang sama atau dimiliki oleh suatu kelompok pemegang saham sebagai sebuah perusahaan.

Contoh Corporate chain

  • Lippo Group
  • Matahari Group
  • Trans Corp ( pemilik trans Mall)

Network Marketing atau MLM

Network Marketing atau Pemasaran jaringan, atau multi-level Marketing, adalah model bisnis di mana penjualan produk bergantung pada orang – orang di dalam jaringan. Biasanya orang – orang akan direkrut sebagai member untuk mendapatkan member lainnya. Bisnis ini biasa kita sebut sebagai MLM.

Service Retail adalah

Servis Retail adalah sebuah bisnis retail yang menawarkan jasa sebagai produknya. Ada tiga jenis service retailing, yaitu rented-goods services, owned- goods service dan non-goods service.

  • Rented-goods services, seperti namanya bisnis ini menawarkan jasa penyewaan produk tertentu. Contohnya rental mobil, Warnet dan Rental PlayStation.
  • Owned- goods service, Model bisnis ini menawarkan perbaikan, pemeliharaan ataupun pengembangan dari barang yang dimiliki oleh konsumen, contohnya Bengkel Mobil atau Motor, Reparasi Panci dll.
  • Non-Goods Service, bisnis yang terakhir adalah personal yang tidak memiliki produk dan bersifat non intangible (bukan berbentuk fisik) contohnya jasa Tutor, jasa Pijat dll.

Produk Retail adalah

Produk Retail adalah sebuah bisnis yang menawarkan produk untuk dijual konsumen. Product retailing terdiri atas beberapa jenis, di antaranya yaitu:

  • Departemen Store (Toserba) atau sebuah toko yang menjual berbagai macam jenis produk dan mempekerjakan paling sedikit 25 orang.
  • Specialty store adalah toko yang menjual satu barang saja secara khusus, contohnya toko alat makeup.
  • Catalog showroom adalah toko yang menawarkan harga rendah, merek nasional, dan daerah perbelanjaan yang kecil dengan menggunakan katalog (daftar) berdekatan dengan tempat pajangan (display)
  • Food and Drug Retailer, contohnya toko swalayan, apotik dll.

Dealer adalah

Dealer adalah sebuah bisnis yang memadukan cara berjualan antara waralaba dan pengecer independen. Dimana dealer memiliki lisensi untuk menjual merek produk. Contohnya dealer mobil.

Non-store Retailing

Yang terakhir adalah Non-store Retailing, atau sebuah toko retail tanpa memiliki toko. Biasanya orang – orang akan menjual tanpa menggunakan cara konvensional.

Contoh Non-store Retailing :

  • Toko Online
  • Vending Machines
  • Direct Selling
  • Telemarketing

Baca juga : Konsumen adalah.

Strategi 7r Dalam Retail

Untuk mendukung kesuksesan usaha recehan atau atau usaha retail adalah kalian diperlukan sebuah strategi yang tepat. Nah ternyata ada strategi yang disebut Strategi 7r Dalam Retail yaitu :

  • Right Product, Dengan Produk yang tepat pelanggan akan datang menghampiri toko kamu untuk mencari dan memenuhi kebutuhan mereka.
  • Right Quantity, Jika kita memiliki produk yang tepat, kita harus juga memastikan Quantity atau supply dari produk yang akan kita jual.
  • Right Price, Semua pelanggan pasti akan mencari harga yang murah, tapi tetap pastikan barang yang kamu jual memiliki harga yang kompetitif.
  • Right Time, setiap kebutuhan pasti memiliki waktunya masing – masing. Seperti kebutuhan masker saat Pandemi.
  • Right service, jangan lupa untuk tersenyum, karena semakin baik kita melayani semakin sering pelanggan datang.
  • Right Place, Tempat yang tepat dan strategis tentu diperlukan untuk kelancaran bisnis kita.
  • Right Appeals/Promotion, yang terakhir dan kadang dilupakan adalah promosi. Promosi dapat menaikkan kesadaran terhadap toko milik kamu.

Baca juga : Koperasi adalah.

Dan itulah kawan Pembahasan tentang Pengertian Usaha Retail adalah, Contoh Retail adalah, Retailing Adalah dan lain sebagainya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com

About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com

Exit mobile version

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By