Waspadai! 8 Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia

Halo sobat kali ini kita akan membahas tentang 8 Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia, yang bisa menggangu kesehatan tubuh kita. Beberapa gangguan ini harus kita waspadai tanda – tandanya agar tidak berdampak buruk pada kehidupan kita.

Tidak inginkan kehidupan kalian terganggu karena penyakit-penyakit yang diakibatkan gangguan pada organ peredaran darah kita.

Gangguan pada sistem sirkulasi darah sering terjadi biasanya disebabkan oleh pola hidup yang tidak yang tidak sehat atau memang ada kerusakan organ ataupun faktor lain, seperti keturunan.

Penjelasan Uraian berikut ini akan menjelaskan mengenai beberapa gangguan yang sering terjadi dalam sistem sirkulasi darah kita.

8 Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia
Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia
Sumber : pixabay.com

Anemia

Anemia adalah sebuah penyakit yang dikenal sebagai penyakit kurang darah. Namun sebenarnya anemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh sedikitnya jumlah hemoglobin dalam eritrosit. Kekurangan hemoglobin dapat menyebabkan kemampuan darah mengikat oksigen berkurang.

Anemia ada yang bersifat genetis dan dapat sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian, di antaranya adalah anemia sickle cell dan talasemia.

Anemia Sickle Cell (Anemia Bulan Sabit )

Anemia sickle cell atau Anemia bulan Sabit ditandai dengan bentuk eritrosit seperti bulan sabit atau disebut juga sebagai penyakit sel sabit menurut alodokter.com.

Anemia sel sabit sendiri merupakan jenis anemia yang terjadi karena kelainan genetik di mana bentuk sel darah merah tidak normal (berbentuk bulan sabit) sehingga mengakibatkan pembuluh darah kekurangan pasokan darah dan oksigen untuk disebarkan ke seluruh tubuh.

Talasemia

Talasemia merupakan anemia yang disebabkan gagalnya pembentukan hemoglobin akibat rusaknya gen globin. Namun, umumnya anemia disebabkan kekurangan ion besi atau vitamin B12 yang dapat membantu pematangan sel eritrosit.

Baca juga : Pengertian Enzim adalah.

Sklerosis

Sklerosis adalah penyakit yang terjadi dikarenakan pengerasan pembuluh darah. Terdapat dua jenis Sklerosis yaitu aterosklerosis dan arteriosklerosis.

Aterosklerosis

aterosklerosis yaitu pengerasan karena sebab tingginya kolesterol dalam darah. Kondisi ini merupakan penyebab utama dari penyakit berbahaya yaitu penyakit jantung koroner (atherosclerosis heart disease).

Arteriosklerosis

arteriosklerosis adalah jenis Sklerosis yang terjadi jika terjadi pengentalan disebabkan oleh adanya endapan kapur atau disebut juga plak.

Kadang kala, plak di pembuluh darah tersebut ‘pecah’ dan mengikuti arah aliran darah. Plak yang lepas tersebut dapat menyumbat pembuluh darah di tempat lain, hingga dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Sindrom Bayi biru

Sindrom Blue baby atau Blue Baby merupakan penyakit bayi saat lahir yaitu seluruh tubuhnya berwarna biru. Hal ini terjadi karena penurunan jumlah hemoglobin dalam darah bayi karena disebabkan foramen ovale tidak tertutup.

Penyebab umum dari sindrom bayi biru ini adalah air yang telah terkontaminasi nitrat. Biasanya terjadi saat bayi meminum susu formula yang dibuat dengan air yang kaya nitrat. tubuh yang mengkonsumsi nitrat akan mengubah nitrat menjadi nitrit.

Kandungan Nitrit inilah yang akhirnya akan mengikat pada kandungan hemoglobin dalam tubuh hingga membentuk methemoglobin, yang tidak mampu membawa oksigen.

Hemofilia

Hemofilia adalah gangguan pada organ peredaran darah manusia hingga membuat darah penderita sukar membeku. Apabila penderita mengalami luka, darah akan mengucur terus. Keadaan ini dapat menyebabkan kekurangan darah dan mengakibatkan kematian.

Penyakit ini bersifat genetis dan berpeluang besar diturunkan bagi anak laki-laki. Hal ini karena gen pembawa hemofilia terkait pada kromosom X, sehingga wanita penderita hemofilia sering sekali terjadi.

Embolus

Embolus atau Emboli adalah gangguan pada organ peredaran darah manusia atau juga penyakit jantung yang terjadi akibat tersumbatnya arteri menuju otak oleh trombus. Trombus sendiri merupakan darah yang membeku.

Gejala yang dapat muncul pada penderita emboli dapat berbeda, tergantung pembuluh darah mana yang tersumbat (arteri, vena, kapiler) misalnya jika terjadi di otak (stroke) atau paru-paru (emboli paru)

Varises.

Varises
Sumber : mydr.com.au

Varises merupakan gangguan pada organ peredaran darah manusia berupa pelebaran vena, umumnya terjadi di daerah betis. Jika Varises terjadi di sekitar anus disebut hemoroid atau ambeien.

Jenis Varises.

Ada beberapa jenis Varises yang dapat kamu derita sobat, diantaranya :

  • Spider Navy Varises, Varises jenis ini biasanya ditemukan di bagian tubuh, seperti paha, daerah lutut, pangkal lengan, tumit, dan pangkal lengan.
  • Varises dalam kulit, Biasanya terjadi pada pembuluh vena halus dan tipis yang letaknya di dalam kulit bagian kaki.
  • Varises Resticular Varicose Veins, biasanya terjadi karena pelebaran pembuluh darah terjadi di pembuluh vena bawah kulit.
  • Varises Esofagus, kondisi varises yang terjadi karena pembesaran abnormal vena yang terletak pada esofagus

Meski tidak berbahaya, Varises tidak boleh kita anggap sepele dan harus ditangani dengan benar, karena jika itu terjadi dapat membuat komplikasi Varises seperti :

  • Tromboflebitis, yaitu sebuah kondisi yang terjadi karena penggumpalan darah dan peradangan pada pembuluh vena kecil yang letaknya berdekatan dengan permukaan kulit. Biasanya ditandai dengan rasa sakit di bagian yang terkena varises dan kulit yang tampak memerah.
  • Trombosis vena dalam. Terjadi karena penggumpalan darah di dalam pembuluh. Hingga mengakibatkan bengkak dan nyeri pada kaki.
  • Tukak atau luka terbuka. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan cairan di dalam jaringan yang mengarah pada meningkatnya tekanan darah di dalam pembuluh vena hingga luka akan terbentuk pada kulit sekitar area varises dan akan terasa sangat sakit.

Koronaria trombosis (Trombosis Arteri)

Koronaria trombosis, adalah gangguan pada organ peredaran darah manusia yang terbentuk karena gumpalan darah dalam arteri koronaria sehingga aliran darah terganggu dan berkurang.

Trombosis arteri sangat berbahaya karena pada umumnya gangguan ini tidak menimbulkan gejala sampai meninggal gumpalan darah menyumbat atau menghentikan aliran darah ke bagian tubuh kita.

Akibatnya, otot jantung kekurangan O² serta kontraksinya menjadi lemah sehingga dapat mengakibatkan serangan jantung. Keadaan harus segera ditolong agar tidak mengakibatkan kematian.

Leukemia (Kanker Darah)

Leukemia atau dikenal juga sebagai kanker darah, yaitu leukemia terjadi karena pertumbuhan leukosit yang melebihi jumlah normal sehingga leukosit (sel darah putih) ini menghancurkan sel darah merah dengan cara memakannya.

Secara umum ciri-ciri penderita leukemia adalah menurut alodokter ialah :

  • Demam dan menggigil.
  • Tubuh terasa lelah dan rasa lelah tidak hilang meski sudah beristirahat.
  • Berat badan turun drastis.
  • Memiliki Gejala anemia.
  • Sering muncul bintik merah pada kulit.
  • Sering mengalami mimisan.
  • Mudah memar.
  • Keringat berlebihan pada malam hari.
  • Mudah terkena infeksi.
  • Muncul benjolan di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Perut terasa tidak nyaman akibat organ hati dan limpa membengkak.

Jadi jika kamu merasa memiliki beberapa gejala di atas, kamu harus mulai cek ke dokter terdekat.

Baca juga : Sistem Peredaran Darah.

Dan itulah kawan, Penjelasan mengenai Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia, semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu semua. Dan sampai jumpa di Pembahasan materi menarik lainnya hanya di ilmusaku.com.

Sumber :

  • Purnomo dkk. 2009. Biologi Kelas XI. Jakarta. Depdiknas.
  • Alodokter.com
About Andika Pratama

Founder dari ilmusaku.com